Wow! Siswi Pemeran Video 25 Detik "Dikudai" di Tiga Lokasi, Dekat Rumah

IST/RKa TERUNGKAP : Modus para pelaku dugaan pencabulan terhadap anak bawah umur yang merupakan pemeran video viral 25 detik mulai terungkap.--

BENGKULU SELATAN (BS) - Pascamasuknya laporan dugaan pencabulan terhadap anak bawah umur yakni, Kembang 13 tahun (bukan nama sebenarnya, red) yang merupakan siswi pemeran video viral 25 detik.

Pihak kepolisian dalam hal ini Polres BS terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Bahkan, dalam perkara ini polisi sudah mengamankan setidaknya dua tersangka utama yakni RA (16) siswa SMAN BS dan MZ (13) siswa SMPN BS.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh Polres BS, beberapa fakta baru mulai terungkapkan. Bahkan, pihak kepolisian telah mengetahui modus yang dilakukan oleh para pelaku.

Bukan hanya itu, lokasi yang sering dijadikan tempat berhubungan layaknya suami istri tersebut juga sudah diketahui. Rata-rata, perbuatan tidak senonoh itu semuanya dilakukan di dekat rumah korban itu sendiri.

Kapolres BS AKBP Florentus Situngkir, S.IK disampaikan Kasat Reskrim Iptu Sosilo, MH menyebutkan, jika berdasarkan hasil dari pemeriksaan awal modus dari para pelaku bermacam-macam.

Mulai dari cara pemaksaan, hingga antara korban dan para pelaku memang saling suka sama suka. Hal ini lantaran para pelaku memang orang dekat yang merupakan tetangga di rumah korban itu sendiri.

"Ya, macam-macam, ada modusnya memaksa, ada juga modusnya suka sama suka. Memang semua pelaku adalah orang dekat dari korban yang rata-rata teman bermain atau tetangga korban," sebut Sosilo.

Sementara itu, lanjut Kasat, untuk lokasi yang sering dijadikan tempat berhubungan layaknya pasangan suami istri tersebut ada di tiga lokasi yang berbeda-beda. Mulai dari rumah korban, rumah pohon belakang rumah korban serta kebun yang tak jauh dari kediaman korban dan para pelaku.

"Hasil pemeriksaan sementara ada di tiga lokasi. Mulai dari rumah korban dan pelaku. Ada juga di rumah pohon serta kebun sawit," terang Kasat.

Masih kata Kasat, selain sebelumnya pihaknya sudah mengamankan dua pelaku dalam perkara ini. Ternyata, polisi kembali mendapatkan beberapa nama yang turut menjadi pelaku.

Hanya saja, hingga saat ini beberapa nama pelaku lain tersebut belum diamankan. Namun, jika memang nanti bukti menguatkan, bukan tidak mungkin ikut diseret.

"Untuk saat ini baru dua yang diamankan. Tetapi dari hasil pemeriksaan ada beberapa nama muncul dari pelaku dan saksi yang sudah dimintai keterangan," beber Kasat.

Akibat peristiwa tersebut, tegas Kasat, pihaknya akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan