Pangeran Tebing Punya Ilmu Kebal, Pejuang Indonesia Melawan Penjajah
Pangeran Tebing merupakan pejuang yang ikut melawan tentara Belanda. Sumber foto: Koranradarkaur.id--
Belanda kebingungan menghadapi gerilyawan yang menghilang di kebun sawit lalu muncul di tepi sungai.
Angeran tebing sangat membantu dalam memperjuangkan tanah air ketika melawan penjajah yang sangat kejam terhadap rakyat ketika itu.
Seiring waktu berjalan, ketika itu pangeran menghilang dan kabar wafatnya sang pendekar tak pernah jelas, ada pula versi yang mengatakan ia berlayar menyusuri sungai bak hilang menuju laut dan tak pernah kembali hingga kini ada keyakinan bahwa ruhnya tetap menjaga tebing Tinggi.
Terutama kawasan pasar lama, konon jika kota ini terancam kerusuhan akan terdengar suara.
Seperti pendekar itu masih berpatroli, sejarawan lokal menganggap cerita ini sebagai simbol perlawanan rakyat terhadap penindasan.
Bukan fakta kebal dalam arti harfiah, namun bagi masyarakat legenda ini menanamkan keberanian dan harga diri.
Pangeran Tebing mempunyai ilmu kebal dengan khodam yang sakti sehingga tak bisa dikalahkan oleh tentara Belanda. Kehadiran pendekar ketika melawan Belanda sangat berpengaruh karena Belanda bisa dikalahkan dan diusir. Pada saat perlawanan diantara ke dua bela pihak banyak yang jatuh korban.
Tentara Belanda tak bisa berkuasa di wilayah tersebut karena pejuang rakyat Indonesia sungguh kuat dan kehadiran pendekar memang sangat memberikan bantuan.
Belanda sangat takut bila sudah berhadapan dengan pejuang yang disebut pendekar tebing.
Hingga sekarang masih ada cerita legenda tentang pejuang tersebut. Namun hingga sekarang tak diketahui lantaran saat itu, pejuang ini menghilang meninggalkan wilayah yang sudah aman dari penjajah.
Pejuang yang satu ini sungguh gagah dan pemberani karena bisa menumpas penjajah bersama rakyat.