Sosok Latief Hendraningrat, Pengerek Bendera Bendera Pertama Indonesia
Latief Hendraningrat Pengerek bendera saat proklamasi dibacakan oleh Soekarno. Sumber foto: koranradarkaur.id--
Namun, sejak 1969, bendera tersebut tidak pernah dikibarkan lagi. Sejak saat itu, yang dikibarkan untuk peringatan kemerdekaan RI adalah bendera duplikat yang terbuat dari sutra. Sementara itu, bendera pusaka yang asli disimpan di Monumen Nasional karena kondisinya yang sudah pudar dan rapuh.
Bendera Merah Putih Indonesia adalah lambang semangat keberanian dan kesucian dalam perjuangan bangsa. Pengibarannya pada hari hari besar dan peringatan nasional menjadi simbol penghargaan kepada para pahlawan dan sejarah kemerdekaan Indonesia.
Pada Senin, 14 Maret 1983 pukul 21.00 WIB, beliau meninggal dengan tenang pada usia 72 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.
Dengan pangkat kemiliteran terakhir Brigadir Jenderal dan dinaikkan menjadi Mayor Jenderal, jenazah Latief Hendraningrat disemanyamkan di rumah kediaman di Jalan Mangunsarkoro Jakarta Pusat sebelum dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.