Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Potensi Gula Aren Kaur Besar, Terkendala Pengelolaan dan Minim Modal

Kepala Desa Air Batang, Supendi menjelaskan, usaha gula aren di desanya masih belum berkembang ke versi modern, Senin 2 Maret.--

Meski memiliki potensi menjanjikan, usaha gula aren di Kaur masih kurang diminati masyarakat.

Supendi menyebutkan kendala utama adalah keterbatasan informasi, pengetahuan, dan modal usaha. Dia mencontohkan, didesanya sendiri pelaku usaha gula aren masih menggunakan cara tradisional.

Teknologi seperti internet tidak dimanfaatkan untuk pengembangan usaha. Hal ini menurutnya, karena kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan usaha berbasis modern.

"Selain kendala masyarakat itu minim informasi dan belum paham bagaimana mengembangkan usaha ini secara modern. Masalah permodalan dan pengetahuan juga menjadi hambatan,” jelasnya.

Dia meyakini, jika dikelola secara maksimal dengan dukungan pelatihan, pemasaran, dan akses permodalan, usaha gula aren di Kabupaten Kaur dapat berkembang pesat.

Terlebih hampir setiap desa memiliki pohon aren dan masyarakat yang sudah terbiasa mengolahnya.

“Kalau dikelola dengan baik, saya yakin gula aren bisa menjadi salah satu sumber ekonomi unggulan masyarakat Kaur,” pungkasnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan