Pembuatan Batik Gurita Trijaya Semakin Canggih, Begini Cara Terbarunya!
Inilah penampakan Batik Gurita PKK Desa Trijaya Kecamatan Nasal, Senin 29 September 2025. Sumber foto: REGA/RKa--
BACA JUGA:Sampaikan Ucapan Terima Kasih, Ini Dilakukan Warga Bengkulu Selatan ke Bupati Kaur
Selain efisiensi waktu, penggunaan cap juga memudahkan proses pembelajaran bagi pengrajin baru.
Jika sebelumnya dibutuhkan keterampilan khusus untuk menguasai teknik mencanting, kini siapa pun bisa berlatih membuat batik gurita dengan pola cap tanpa memerlukan waktu panjang.
Hal ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak warga desa untuk ikut terlibat dalam usaha batik, sehingga membuka lapangan kerja baru.
Meski demikian, Yosef menegaskan penggunaan canting tidak akan ditinggalkan sepenuhnya.
BACA JUGA:LUAR BIASA! Bank Bengkulu Raih Dua Penghargaan Nasional, Yuk Intip Prestasinya
Batik gurita dengan sentuhan canting tetap diproduksi untuk segmen pasar yang mengutamakan nilai seni dan keunikan.
Sementara batik cap difokuskan pada produksi massal untuk memenuhi permintaan pasar dalam jumlah besar.
“Dengan kombinasi ini, batik gurita Trijaya bisa memiliki dua nilai sekaligus, yakni tradisional dan modern. Harapannya, batik gurita semakin dikenal luas, menjadi kebanggaan daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Yosef.