Masjid Jami Pekojan, Arsitek Bangunan Cagar Budaya Arsitektur Timur Tengah
Masjid Jami Pekojan, bangunan cagar budaya dengan arsitektur Timur Tengah yang megah, ramai dikunjungi saat Ramadan-sumber foto: Koranradarkaur.id-
Dinobatkan sebagai bangunan cagar budaya di Kota Semarang lantaran bangunan ini memberikan sejarah yang cukup panjang menjadi pusat perhatian warga.
Masjid Jami Pekojan dibangun di era 1295 Hijriah atau sekitar 1878 Masehi oleh Syeh Latief berasal dari Koja. Perlu diketahui, area masjid dulunya digunakan untuk pemakaman warga sekitar lantaran tidak bisa dimakamkan di kampung halaman karena ada blockade dari VOC.
Namun setalah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya dan lalu beberapa makam mulai dipindahkan dan kini bangunan sangat dikenal oleh warga hingga manca Negara.
Masjid Jami Pekojan hingga kini masih didatangi peziarah untukke makam Syarifah Fatimah binti Husain Al-Aidrus dan makam tersebut diyakini salah satu seorang tokoh perempuan keturunan nabi.
Ketika bulan Ramadhan masjid tmabh ramai jamaah melaksanakan salat tarawih dan berbuka puasa yang khas, yakni bubur India.
Buka puasa dengan Bubur India ini kaya akan rempah dan memiliki rasa gurih yang enak dan membuat rasa lapar terobati loh. *