Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Wah Dijamin Enak Banget! Ini Dia Ragam Kuliner Khas Bengkulu Untuk Buka Puasa!

Kuliner khas Bengkulu untuk buka puasa-sumber foto: Koranradarkaur.id-

Proses memasaknya dimulai dengan merebus iga sapi dan daun talas secara terpisah. Air rebusan iga sapi kemudian dimanfaatkan sebagai kaldu untuk memperkaya rasa gulai, sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih gurih dan nikmat. 

Bumbu-bumbu yang digunakan dalam gulai ini meliputi lengkuas, kunyit, jahe, asam kandis, ketumbar, garam, gula pasir, serta bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai merah. 

Untuk menambah aroma, daun salam dan batang serai juga ditambahkan ke dalam masakan. Santan menjadi elemen penting yang memberikan rasa gurih khas pada gulai kemba'ang.

Selain menggunakan iga sapi, masyarakat Bengkulu sering mengganti bahan utama dengan ikan asin atau ikan teri, sehingga menciptakan variasi rasa yang berbeda. Gulai kemba'ang tidak hanya menjadi favorit saat Ramadan, tetapi juga sering disajikan sebagai menu spesial pada perayaan Lebaran.

2. Gulai Pisang

Seperti namanya, gulai pisang adalah hidangan unik yang menggunakan pisang sebagai bahan dasarnya. Kuliner ini menjadi salah satu sajian khas Bengkulu yang wajib dicoba, terutama saat bulan Ramadan.

Jika biasanya pisang diolah menjadi makanan ringan seperti pisang goreng, kolak, atau keripik, di Bengkulu pisang diolah menjadi gulai. Pisang yang digunakan umumnya adalah pisang muda, karena teksturnya yang lebih kokoh dan tidak mudah hancur saat dimasak. Penggunaan pisang matang kurang disarankan karena buahnya cenderung cepat rusak ketika dimasak bersama bumbu gulai.

Gulai pisang dipercaya telah ada sejak ratusan tahun lalu dan sering dijadikan lauk alternatif pengganti gulai berbahan dasar daging sapi, ayam, atau ikan. Hidangan ini paling nikmat disantap dalam keadaan hangat, memberikan sensasi rasa yang unik dan berbeda dari gulai pada umumnya.

3. Lema

Lema adalah makanan tradisional khas suku Rejang, salah satu suku asli Bengkulu. Hidangan ini berbahan dasar rebung atau tunas muda bambu yang dicincang halus. Sebagai pelengkap, ikan mujair yang telah dipotong sesuai selera juga ditambahkan ke dalam olahan ini.

Proses pembuatan lema dimulai dengan mencampurkan rebung dan ikan, kemudian membungkusnya menggunakan daun pisang. Campuran ini kemudian difermentasi selama tiga hari untuk menghasilkan cita rasa khas yang unik. 

Setelah proses fermentasi selesai, lema dimasak bersama santan dan cabai merah yang telah dihaluskan. Beberapa masyarakat juga menambahkan ikan mas atau ikan laut untuk memperkaya rasa.

Lema biasanya disajikan dengan tambahan petai sebagai pelengkap, memberikan sensasi rasa yang lebih kompleks. Hidangan ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Rejang dan sering disajikan dalam berbagai acara, termasuk saat Ramadan.

4. Pendap

Pendap adalah salah satu kuliner khas Bengkulu yang menggunakan ikan laut sebagai bahan utamanya. Jenis ikan yang sering digunakan adalah ikan kembung atau ikan kakap. Ikan ini diolah dengan cara dilumuri bumbu rempah yang telah dihaluskan, kemudian dicampur dengan kelapa parut untuk memberikan tekstur dan rasa yang khas.

Setelah dilumuri bumbu, ikan dibungkus menggunakan daun talas dan daun pisang. Untuk menambah aroma, daun pandan digunakan sebagai pengikat. Proses memasak pendap memakan waktu cukup lama, hingga delapan jam, agar bumbu meresap sempurna ke dalam ikan. Masakan ini juga menggunakan santan dan asam kandis untuk menciptakan rasa gurih dan sedikit asam yang khas.

Pendap menjadi salah satu menu andalan masyarakat Bengkulu saat berbuka puasa. Selain itu, hidangan ini juga sering disajikan untuk menjamu kerabat atau tamu saat perayaan Lebaran, menjadikannya salah satu kuliner yang sangat istimewa. *

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan