Pinjaman Modal Syariah Bagi Pelaku UMKM, KUR BSI Jawabannya
Pinjaman KUR BSI sangat mudah solusi mendapatkan modal usaha. Sumber foto: koranradarkaur.id--
KUR Mikro diberikan dengan limit Rp10 juta hingga Rp100 juta, ditujukan untuk usaha yang sudah berjalan minimal enam bulan.
Sementara itu, KUR Kecil menyediakan pinjaman Rp100 juta sampai Rp 500 juta untuk usaha yang lebih berkembang.
Semua jenis KUR BSI terbebas dari biaya administrasi maupun provisi. Hal ini membuat program pembiayaan semakin terjangkau bagi pelaku UMKM yang sedang merintis maupun memperluas usaha.
Sebagai gambaran, plafon Rp100 juta di KUR BSI 2025 memiliki pilihan cicilan mulai dari Rp 8,5 juta per bulan untuk tenor 12 bulan hingga Rp 1,8 juta per bulan untuk tenor 60 bulan.
Dengan fleksibilitas ini, pengusaha dapat menyesuaikan cicilan dengan kondisi keuangan usahanya.
BACA JUGA:KUR BSI Hadir, Ini Syarat dan Ketentuan Pengajuannya
Salah satu keunggulan KUR BSI adalah tidak mewajibkan agunan tambahan pada sebagian besar skemanya.
Hal ini memberikan kemudahan bagi pengusaha kecil yang sering kesulitan dalam menyediakan jaminan.
Adapun syarat umum yang harus dipenuhi pemohon antara lain WNI dengan KTP aktif, memiliki usaha produktif minimal enam bulan, surat izin usaha resmi atau SKU, kolektibilitas baik di SLIK OJK, serta NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
BSI mempermudah akses melalui situs salamdigital.bankbsi.co.id dan aplikasi IKurma. Calon debitur cukup memilih jenis KUR, mengisi formulir, lalu menunggu konfirmasi dari tim bank.
Terdapat pula kebijakan khusus yang memberi prioritas pada debitur perempuan atau usaha berbasis komunitas.
Dengan begitu, KUR BSI semakin ramah bagi kelompok usaha kecil dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
KUR BSI tidak sekadar fasilitas pinjaman, melainkan juga simbol kehadiran negara dalam mendukung ekonomi umat.
Program ini menjadi tonggak harapan baru bagi UMKM Indonesia untuk terus tumbuh dan berdaya saing dan berkembang.