Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Replanting Kopi Dimulai! Pemkab Bengkulu Selatan Bidik Peningkatan Hasil Panen, Ini Targetnya!

Pemkab mulai peduli nasib petani dengan mulai laksanakan replanting kopi milik masyarakat yang sudah tua atau tidak lagi produktif dengan bibit unggul.--

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap hasil panen per hektare dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Langkah ini dinilai strategis mengingat komoditas kopi memiliki kontribusi penting terhadap perputaran ekonomi di tingkat desa.

Peningkatan produktivitas tidak hanya berdampak pada petani, tetapi juga pada rantai distribusi, pelaku usaha pengolahan, hingga sektor perdagangan lokal.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan memandang peremajaan kebun sebagai investasi jangka panjang.

Meski pada tahap awal petani harus menunggu masa tanam hingga tanaman baru berbuah, potensi hasil yang lebih besar diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Selain aspek produksi, program ini juga diharapkan mendorong peningkatan kualitas biji kopi.

Dengan penggunaan varietas unggul dan pola perawatan yang lebih terarah, mutu kopi Bengkulu Selatan diharapkan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Pemkab juga menyiapkan strategi pendampingan teknis agar petani tidak mengalami kesulitan selama masa transisi.

Pendampingan tersebut mencakup pola tanam, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Pendekatan komprehensif ini bertujuan memastikan bahwa peremajaan tidak berhenti pada tahap penanaman ulang, tetapi berlanjut hingga masa produksi optimal.

Rifai Tajudin menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani. Dukungan anggaran dari pusat menjadi faktor penting agar program dapat segera direalisasikan.

Ia optimistis bahwa peremajaan 100 hektare lahan pada tahap awal akan menjadi percontohan bagi perluasan program di masa mendatang.

Jika hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan, tidak menutup kemungkinan cakupan lahan akan diperluas secara bertahap.

Langkah ini juga menjadi bagian dari visi pembangunan daerah yang menempatkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai fondasi ekonomi masyarakat.

Di tengah fluktuasi harga komoditas dan persaingan pasar, peningkatan produktivitas menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pendapatan petani.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan