4 CJH Kaur Mutasi, Ini Jadwal Keberangkatannya
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kaur, Bujang Ruslan, S.Pd menjelaskan proses pemberangkatan para CJH Kaur tahun 2025, Rabu 16 April 2025. Sumber foto : UJANG/RKa--
BINTUHAN - Sebanyak 100 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Kaur akan berangkat ke tanah suci tanggal 7 Mei 2025. Para CJH akan dilepas Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP di Masjid Agung Al-Kahfi Bintuhan.
Sebelum berangkat akan dilaksanakan manasik haji, baik itu dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kaur maupun dari Pemda.
Untuk jumlah CJH Kabupaten Kaur yang akan menunaikan ibadah haji sebanyak 100 orang. Sebelumnya kuota haji Kabupaten Kaur sebanyak 104. Karena 4 orang melakukan deportasi atau mutasi pemberangkatan, sehingga CJH Kaur yang akan berangkat 100 orang.
“Untuk pemberangkatan akan dilepas tanggal 7 Mei 2025. Jumlah kuota CJH Kaur tahun 2025 berangkat ke tanah suci sebanyak 104 orang. Sedangkan berangkat dari Kaur sebanyak 100 orang, karena 4 orang melakukan mutasi lantaran berbagai pertimbangan,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kaur, Bujang Ruslan, S.Pd, Rabu 16 April 2025.
BACA JUGA:Tabungan Haji Bank Bengkulu Diluncurkan, Ini Sederet Keunggulannya
BACA JUGA:5 CJH Kaur Terancam Diganti, Simak Alasannya
Untuk kuota haji tahun 2025 Kaur sebanyak 104 orang. Dari jumlah tersebut ada 4 orang yang melakukan mutasi tempat pemberangkatan. Adapun 4 orang tersebut berangkat dari tempat tugasnya seperti di Pelambang dan Jakarta. Dengan begitu, untuk jumlah jemaah yang berangkat dari Kaur ada 100 CJH. Pemberangkatan para JCH dijadwalkan tanggal 7 Mei 2025 bertempat di Masjid Agung Al-Kahfi Bintuhan.
Sedangkan untuk administrasi CJH Kaur yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2025, semuanya tidak ada lagi masalah. Sementara untuk administrasi haji 2025 ada keringanan, dari sebelumnya jumlah uang yang disiapkan CJH sebesar Rp 50 juta, tahun ini hanya Rp 48 juta. Ada pengurangan Rp 2 juta. Ini diberikan tentunya sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Agama RI. Rp 48 juta tersebut sudah termasuk dari setor awal pendaftaran haji, pelunasan haji dan uang saku para CJH.
Ditambahkannya, dengan telah diketahui jadwal pemberangkatan dan jadwal manasik, para CJH diminta untuk senantiasa menjaga kesehatan. Sehingga saat akan berangkat nantinya tidak terjadi hal-hal yang bisa menghambat pemberangkatan.