Hutan Bengkulu Jadi Benteng Terakhir Hadapi Krisis Iklim di April 2026
NGO Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi Adi Junedi menjelaskan berdasarkan data BMKG bahwa bulan April akan terjadi Krisis Iklim, Kamis 15 Januari 2026. --
“Dengan kolaborasi berbagai pihak, Bengkulu diharapkan tidak hanya mampu menghadapi ancaman bencana, tetapi juga membangun ketahanan ekologis melalui pengelolaan hutan yang lestari,” kata Adi Junedi.
Untuk diketahui, berdasarkan BMKG memprediksi musim kemarau tahun 2026 akan datang lebih cepat, yakni mulai April di sejumlah wilayah Indonesia seperti Bengkulu bersama Riau dan Sumatera Barat diperkirakan akan mengalami kemarau yang lebih kering sehingga pontensi kebakaran hutan tinggi.
Pergantian musim yang cepat ini, ditambah fenomena siklon tropis Senyar yang terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026 serta ancaman kemarau panjang, menjadi indikasi adanya anomali iklim yang berkaitan dengan dampak perubahan iklim global.*