Program Atensi Digulirkan, Dinsos Bengkulu Selatan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Program Atensi digulirkan ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BENGKULU SELATAN (BS) - Pemkab BS melalui Dinas Sosial (Dinsos) BS mulai menggerakkan penyaluran bantuan sosial dalam program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada masyarakat yang dinilai membutuhkan.
Program Atensi digulirkan ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Penyaluran bantuan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Mei 2026, dengan melibatkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sentra Dharma Provinsi Bengkulu sebagai mitra pelaksana di lapangan. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjangkau kelompok masyarakat rentan yang selama ini membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Kadis Sosial Kabupaten BS Hen Yepi, S.Pi menjelaskan, pada tahap awal pihaknya telah menerima sebanyak 98 paket bantuan. Namun seiring dengan proses verifikasi dan penyesuaian data, jumlah tersebut mengalami penambahan sekitar 40 paket, sehingga total bantuan yang siap disalurkan mencapai 138 paket.
“Total ada sekitar 138 paket bantuan yang akan kita salurkan pada tahap awal ini. Seluruh penerima sudah melalui proses asesmen langsung ke lapangan bersama Kementerian Sosial,” ungkap Hen Yepi.
Ia menegaskan, proses penentuan penerima bantuan tidak dilakukan secara sembarangan. Tim dari Dinas Sosial bersama pihak terkait telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan asesmen menyeluruh, memastikan bahwa bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan paling membutuhkan.
Pada tahap pertama ini, penyaluran bantuan difokuskan pada lima kecamatan, yaitu Pasar Manna, Kota Manna, Manna, Bunga Mas, dan Pino. Penentuan wilayah tersebut didasarkan pada hasil verifikasi data serta tingkat kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.
“InsyaAllah dalam bulan Mei ini bantuan akan kami berikan kepada para penerima manfaat,” lanjutnya.
Hen Yepi juga menambahkan, program Atensi tidak berhenti pada satu tahap saja. Pemerintah telah menyiapkan skema penyaluran lanjutan hingga tahap kedua dan ketiga, guna memperluas jangkauan penerima manfaat.
Pada tahap berikutnya, Dinas Sosial akan terus memperbarui data dan melakukan peninjauan ulang terhadap masyarakat yang belum tersentuh bantuan. Khusus untuk tahap ketiga, seluruh kecamatan di Bengkulu Selatan akan disisir agar tidak ada warga yang layak menerima bantuan namun terlewatkan.
“Untuk tahap berikutnya akan terus kita salurkan. Khusus tahap ketiga, kita akan menyisir seluruh kecamatan agar masyarakat yang belum menerima bantuan bisa terakomodasi,” jelasnya.
Bantuan yang diberikan dalam program Atensi ini tidak hanya terbatas pada kebutuhan konsumtif seperti paket sembako. Pemerintah juga menyalurkan berbagai bentuk dukungan lain yang lebih produktif, seperti alat bantu untuk penyandang disabilitas serta bantuan usaha yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi penerima.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa program Atensi tidak sekadar menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial menerapkan kriteria yang ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Salah satu indikator utama adalah status calon penerima yang harus masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 berdasarkan data kesejahteraan sosial nasional.