Disiapkan Hampir Rp 2 M, Pembayaran Gaji Tunggu DPA Perubahan, PPPK Paruh Waktu Harus Sabar
Para PPPK paruh waktu harus sabar sembari menanti proses administrasi yang masih berlangsung di lingkungan pemerintah daerah soal gaji. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
Menanggapi hal tersebut, Lusi Wijaya memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Ia menyatakan komitmen untuk mendorong percepatan proses administrasi agar pembayaran dapat direalisasikan sesuai target.
“Kami akan berusaha mempercepat proses ini,” kata Lusi Wijaya.
Langkah koordinasi dengan Badan Keuangan Daerah terus dilakukan agar penghitungan dan pengajuan anggaran dapat segera difinalisasi. Pemerintah daerah, menurutnya, memahami pentingnya kesejahteraan tenaga pendidik sebagai ujung tombak pendidikan di daerah.
Pencairan gaji PPPK paruh waktu memang bukan sekadar persoalan administrasi. Di baliknya ada harapan ratusan keluarga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pendidikan. Kepastian waktu menjadi hal yang paling dinanti agar tidak menimbulkan spekulasi atau keresahan berkepanjangan.
Dengan estimasi pencairan pada Agustus saat DPA Perubahan disahkan, kini semua pihak menunggu realisasi tersebut berjalan sesuai rencana. Jika proses berjalan lancar, maka dana sekitar Rp2 miliar akan segera tersalurkan kepada 419 PPPK paruh waktu, baik guru maupun tenaga teknis.
Pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga komitmen agar proses ini tidak molor dari jadwal yang telah disampaikan. Bagi para guru, kepastian tersebut bukan hanya soal angka, tetapi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam mencerdaskan generasi muda Bengkulu Selatan.
Sementara itu, masyarakat berharap komunikasi antara pemerintah dan tenaga pendidik tetap terbuka agar informasi yang berkembang tidak simpang siur. Transparansi dan ketepatan waktu menjadi kunci agar polemik terkait gaji PPPK paruh waktu dapat diselesaikan dengan baik.