Radar Pertahanan Nasional Akan Dibangun di Bengkulu Selatan, Rifai: Kita Sambut Baik
Rencana pembangunan stasiun radar pertahanan nasional yang akan ditempatkan di wilayah Kabupaten BS. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
Untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan, Pemkab BS berencana melakukan koordinasi lintas lembaga. Rifai menegaskan bahwa jalur komunikasi akan ditempuh melalui DPRD, DPD RI, hingga TNI AU (AURI).
“Kita akan jalani ke DPRD, ke DPD RI, dan melalui AURI tentu kita lakukan lagi. Kita harus tetap berjuang bagaimana lahan ini bisa diperjuangkan bersama-sama,” tegas Rifai.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian status lahan tidak bisa dilakukan secara sepihak. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta institusi militer agar solusi yang dihasilkan memiliki dasar hukum kuat.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bengkulu Selatan juga berencana melakukan kunjungan ke Palembang dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari secara rinci mekanisme penyelesaian lahan yang telah berhasil diterapkan di daerah tersebut.
Tim yang akan dibentuk nantinya akan menelaah prosedur administratif, skema legalisasi aset, serta pola kerja sama antarinstansi. Harapannya, model penyelesaian serupa dapat diadaptasi untuk diterapkan di Bengkulu Selatan.
Bagi Rifai, langkah proaktif ini penting agar seluruh aset daerah memiliki kepastian hukum dan tercatat resmi sebagai milik Kabupaten Bengkulu Selatan. Kepastian tersebut akan mempermudah pengelolaan aset di masa mendatang serta menghindari potensi sengketa administratif.
Rencana pembangunan radar dan pembahasan status lahan menunjukkan dua agenda besar yang saling berkaitan. Di satu sisi, daerah mendukung program strategis nasional di bidang pertahanan. Di sisi lain, pemerintah daerah juga ingin memastikan bahwa aset yang digunakan untuk pelayanan publik memiliki kejelasan hukum.
Keduanya bukan hal yang bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
Dengan dukungan pemerintah daerah terhadap proyek radar serta komitmen menyelesaikan persoalan lahan, Bengkulu Selatan kini berada di titik penting dalam perjalanan pembangunan wilayahnya. Tidak hanya sebagai daerah administratif, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pertahanan nasional.
Rifai berharap seluruh tahapan dapat segera direalisasikan sehingga pembangunan radar dapat berjalan sesuai rencana dan persoalan lahan memperoleh titik terang.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Bengkulu Selatan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur sipil, tetapi juga siap berkontribusi dalam agenda strategis negara.