ODGJ di BS Terus Bertambah, Hingga Agustus 2025 Sudah 28 ODGJ Ditangani Dinas Sosial
Kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di BS terus bertambah. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BACA JUGA:Mengungkap Fitur Canggih pada Kulkas Sharp 2 Pintu yang Selalu Optimal, Yuk Cek!
"Ada banyak penyebab ODGJ di Bengkulu Selatan seperti penyalahgunaan lem (ngelem), yang masuk kategori disabilitas mental sedang, dan biasanya diarahkan untuk rawat jalan terlebih dahulu," terang Benni.
Kabid juga mengakui jika mereka juga telah menangani kasus ODGJ yang sebelumnya diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pedagang.
Menurutnya, setelah dilakukan penelusuran, pelaku bukan termasuk ODGJ, melainkan seorang anak autis dengan kebutuhan khusus.
"Kalau itu lasusnya sudah berulang. Dulu pernah kami bawa ke rumah sakit jiwa, namun kini rumah sakit menolak karena bukan ODGJ. Ini anak autis yang membutuhkan pendampingan keluarga secara intensif," tegas Kabid.
BACA JUGA:7 Kelebihan Kulkas Sharp 2 Pintu, Pilihan Tepat untuk Menyimpan Makanan Lebih Banyak!
Dirinya menegaskan, Dinsos telah berulang kali menangani kasus tersebut, namun keterbatasan fasilitas menjadi kendala.
Benni berharap pemerintah daerah dapat menyediakan rumah penampungan khusus bagi ODGJ agar mereka tidak berkeliaran tanpa pengawasan.
Dengan langkah-langkah ini, Dinsos berharap ODGJ di BS dapat memperoleh perlindungan, perawatan, dan pendampingan yang memadai.
Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan terhadap penyandang disabilitas mental seperti ODGJ tersebut.
BACA JUGA:Ubah Pengalamanmu dengan Laptop ACER Terbaru 2025, Desain Stylish dan Performa Hebat!
"Kalau ada rumah penampungan, mereka bisa diawasi dan mendapat perawatan yang layak," pungkasnya.