Rujak dengan Realme, Oppo Resmi Miliki Dua Submerek Utama

Rujak dengan Realme, Oppo Resmi Miliki Dua Submerek Utama

Senin 12 Jan 2026 - 09:33 WIB
Reporter : Saprian utama
Editor : Dedi Julizar

KORANRADARKAUR.ID -  OPPO resmi melakukan langkah strategis dengan mengintegrasikan Realme dan OnePlus ke dalam satu ekosistem layanan.

Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus memperkuat sinergi antar merek di bawah naungan OPPO secara global.

Melalui skema integrasi tersebut, OPPO menargetkan terciptanya penawaran produk dan layanan yang lebih terkoordinasi, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan pengalaman pelanggan.

BACA JUGA:OPPO Resmikan Wajah Baru Flagship Store Gandaria City, Ini Konsep yang Diandalkan

BACA JUGA:Oppo Resmi Merilis Seri Find X9 di Indonesia, Berikut Informasinya!

Meski dilakukan restrukturisasi, perusahaan memastikan perubahan ini tidak akan berdampak pada jadwal peluncuran produk dari ketiga merek.

Khusus Realme, OPPO menegaskan bahwa agenda peluncuran produk tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Namun, terdapat perubahan pada sisi layanan purnajual, di mana seluruh layanan aftersales Realme nantinya akan sepenuhnya bergabung ke dalam sistem layanan OPPO.

BACA JUGA:Oppo Resmi Luncurkan Find X9 dan Find X9 Pro di Indonesia, Desain Premium dan Performa Tinggi

BACA JUGA:Awal Tahun Oppo Hadirkan Smartphone dari Kelas Entry Level, Hingga Flagship, Berikut Jenisnya!

Saat ini, OnePlus telah lebih dulu berada di bawah naungan OPPO sebagai submerek. Dengan bergabungnya Realme dalam struktur baru ini, OPPO ke depan akan memiliki dua submerek utama, menerapkan strategi yang serupa dengan Xiaomi yang membawahi Poco dan Redmi.

Integrasi ketiga merek tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih terarah antara merek induk dan submerek, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Selain itu, OPPO menegaskan bahwa penggabungan ini tidak akan mengganggu peta jalan pengembangan produk Realme yang saat ini masih terus berjalan.

Perubahan paling menonjol dalam kebijakan ini adalah penyatuan jaringan layanan offline Realme dengan OPPO.

Sebagai catatan, Realme pertama kali diperkenalkan sebagai submerek OPPO pada 2018 sebelum kemudian berdiri secara independen pada tahun yang sama dan kini akhirnya rujuk kembali.

Kategori :