Apple dikabarkan sudah mengajukan lebih dari 50 paten terkait teknologi layar lipat sejak 2018, yang menunjukkan bahwa proyek ini telah lama berada dalam tahap pengembangan serius.
BACA JUGA:Sebelum Beli, Simak Secara Seksama Kekurangan dan Kelebihan iPhone 17, Jangan Sampai Nyesal
Keputusan Apple untuk menghentikan seri Pro Max disebut sebagai langkah strategis untuk membuka ruang bagi lini produk baru tanpa memperluas jajaran iPhone terlalu banyak.
Menurut analis teknologi dari Wedbush Securities, Dan Ives, Apple ingin menjaga portofolio produknya tetap sederhana namun relevan dengan tren masa depan.
Ponsel lipat adalah evolusi alami setelah bertahun-tahun mempertahankan desain bar tradisional.
Selain itu, permintaan terhadap smartphone dengan layar besar mulai menurun di beberapa pasar.
Banyak pengguna kini beralih ke perangkat yang lebih kompak namun fleksibel, atau memilih tablet untuk kebutuhan multimedia.
Dengan menghadirkan iPhone Fold, Apple berharap bisa menggabungkan portabilitas iPhone dengan fleksibilitas iPad mini dalam satu perangkat.
Desain dan Fitur yang Ditunggu-Tunggu
Belum banyak detail resmi yang terungkap mengenai fitur-fitur yang akan dibawa oleh iPhone Fold, namun beberapa rumor kuat menyebutkan bahwa perangkat ini akan dibekali dengan:
- Chipset A19 Bionic yang dibangun dengan arsitektur 3nm generasi terbaru.
BACA JUGA:Sama Baru Rilis di Akhir Tahun 2025, Dikabarkan iPhone 17 vs Xiaomi 17 Adu Kecanggihan
- Kamera utama 48 MP dengan sistem lensa ganda lipat yang mampu beradaptasi dengan posisi perangkat.
- Baterai ganda terpisah yang otomatis menyatu secara daya saat layar dibuka penuh.
- Dukungan Apple Pencil Fold Edition, stylus khusus yang bisa digunakan di kedua sisi layar.
Selain itu, Apple juga dikabarkan akan memperkenalkan antarmuka baru bernama FoldOS, versi khusus dari iOS yang dirancang untuk mendukung pengalaman multitasking dan tampilan ganda pada perangkat layar lipat.