KORANRADARKAUR.ID - Abdurrahman Baswedan atau AR Baswedan atau lebih dikenal dikalangan masyarakat sebagai kakek dari tokoh Indonesia yaitu Anies Baswedan dan novel Baswedan.
Ia merupakan salah satu tokoh keturunan Arab yang berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Dalam kariernya AR Baswedan diplomat dan politikus asal Indonesia yang merupakan penggagas Persatuan Arab Indonesia (PAI), sebuah partai politik representasi dari etnis Arab di Indonesia.
Semasa mudanya, dia bekerja sebagai jurnalis. Pada awal kemerdekaan Indonesia, ia diberi mandat sebagai Menteri Muda Penerangan di Kabinet Sjahrir III, anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat, anggota parlemen, hingga anggota Konstituante.
Di masa prakemerdekaan, Abdurrahman menjabat sebagai anggota Chuo Sangi-In di Jawa.
Ia merupakan salah satu diplomat pertama Indonesia dan berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia dari Mesir.
BACA JUGA:Daftar 10 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia Beserta Perannya
BACA JUGA:Rumah Kontrakan Terbakar di Pahlawan Ratu Nyaris Ludes, Penyebabnya Harus Jadi Pelajaran Bersama
Atas jasa-jasanya bagi masyarakat Indonesia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menetapkan AR Baswedan, sebagai pahlawan nasional pada November 2018.
Keputusan ini tertulis dalam Keputusan Presiden Nomor 123/TK/2018, dengan pedoman Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Menurut buku profil penerima gelar Pahlawan Nasional yang ditulis Kementerian Sosial, AR Baswedan lahir di Surabaya pada 9 September 1908 dan meninggal di Jakarta pada 16 Maret 1986.
Melansir dari jurnal Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan judul “Peran Sosial-Politik Partai Arab Indonesia Pada Masa Pergerakan Nasional, 1934-1942”, Partai Arab Indonesia alias PAI merupakan sebuah organisasi yang bertujuan mempersatukan golongan-golongan Arab dan mengajak masyarakat keturunan Arab untuk mengakui bahwa Indonesia adalah tanah air mereka.
PAI pertama kali didirikan untuk mempersatukan golongan Arab di Indonesia yang bertikai antara golongan sayyid dan bukan sayyid.