Dengan adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Kaur, Polres Kaur Polda Bengkulu memantau pendistribusian BBM di sejumlah SPBU.
Selain itu juga anggota Polres Kaur melakukan pemantauan di tingkat pengecer BBM. Yang mana penjual BBM diminta tidak menjual BBM melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Pemantauan yang dilakukan untuk menekan hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyaluran BBM tidak pada tempatnya, serta menekan tingginya harga BBM di tingkat pengecer,” kata Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Todo Rio Tambunan, STh, MTh, Selasa 27 Mei 2025.
Dikatakannya, pendistribusian BBM di tiga SPBU yang ada di Kabupaten Kaur berjalan dengan baik dan lancar. Walaupun saat ini antrean pengendara untuk mendapatkan BBM masih terjadi.
Walaupun begitu, seluruh pengendara tetap bersabar dan mengikuti antrean dengan baik. Begitu juga untuk harga tingkat pengecer, penjual BBM diingatkan dan diminta tidak menjual BBM melebihi harga HET yang telah ditetapkan pemerintah.
BACA JUGA:Antrean Kendaraan di SPBU Kaur Mengular, Ini Biang Keroknya
Terpisah Pimpinan SPBU Bintuhan, Denny Setiawan, SH mengatakan untuk BBM di SPBU miliknya, Selasa 27 Mei 2024, baru masuk BBM jenis pertamax.
Sedangkan untuk jenis pertalite belum masuk. Jumlah BBM yang masuk sebanyak 8 ton, BBM yang tersedia disalurkan melalui Sumatera Selatan.
Mengingat panjangnya antrean kendaraan yang membutuhkan BBM, baik itu roda dua maupun roda empat, maka dalam pendistribusian BBM dibatasi.
Untuk kendaraan roda dua diberi jatah Rp 50 ribu, sedangkan kendaraan roda 4 dibatasi Rp 200 ribu. Dengan begitu seluruh pengendara bisa mendapatkan BBM yang dibutuhkan.
Lanjutnya, BBM yang tiba di SPBU Bintuhan pukul 09.30 WIB. Sedangkan antrean kendaraan sudah terjadi sejak Senin 26 Mei 2025.
Dengan kondisi yang ada, maka dilakukan pembatasan atau jatah bagi pembeli BBM tersebut. Karena apabila tidak dibatasi maka seluruh kendaraan yang antrean tidak bisa kebagian.
Sementara untuk BBM jenis Pertalite akan masuk Rabu 28 Mei 2025 dengan jadwal tiba sama pukul 09.00 WIB pagi.