Penyakit SE Kembali Ganas, Dalam 3 Hari 18 Ekor Sapi Mati Mendadak

Penyakit SE Kembali Ganas, Dalam 3 Hari 18 Ekor Sapi Mati Mendadak

Rabu 07 May 2025 - 20:12 WIB
Reporter : Rohidi Effendi
Editor : Dedi Julizar

Bukan hanya di Talang Padang, jumlah ternak mati secara mendadak juga ditemukan di Desa Napal Melintang Kecamatan Pino Raya.

Bahkan, hingga kemarin terpantau 13 ekor lebih kerbau mati mengenaskan di hamparan sawah. Kemudian di Desa Bandung Ayu juga ditemukan 7 ekor kerbau mati.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan BS Ikat Aliman, SE mengungkapkan, untuk sementara ini memang kawasan Pino Raya ini bisa dikatakan zona merah penyakit ngorok komplikasi jembrana.

"Ya, memang Pino Raya ini bisa dikatakan sudah endemic jembrana," ungkap Ikat.

Kabid menambahkan, terhitung Selasa 6 Mei 2025 lalu sudah ratusan dosis obat hingga vitamin sudah disuntikkan ke  hewan ternak.

Bukan itu saja, pihakya juga sudah membagikan lebih dari 500 kaplet desinfektan untuk sterilisasi kandang ternak.

"Tim kami sudah berupaya maksimal, kamipun sudah berusaha agar kedepan wabah penyakit ternak ini bisa ditangani sampai betul-betul habis," bebernya.

Kendati demikian, sambung Ikat, peternak juga boleh melakukan pengobatan alternatif di luar penanganan tim Distan atau pengobatan secara mandiri.

Itu semua tidak untuk memaksimalkan proses penyembuhan ternak dan menekan angka kematian yang persentasenya sangat tinggi.

"Memang penyakit ngorok ini tingkat kematiannya sangat tinggi. Bahkan, lebih dari 80 persen tingkat kematian sakit ngorok dibandingkan penyakit pada ternak jenis lainnya," pungkasnya.*

Kategori :