WASPADA! Curnak di BS Marak

ROHIDI/RKa -- CEK TKP : Anggota Polsek Pino Raya Polres BS tampak saat sedang melakukan pengecekan TKP diduga pencurian ternak, belum lama ini.--

 

BENGKULU SELATAN (BS) - Masyarakat khususnya para pemilik hewan ternak seperti sapi dan kerbau di wilayah Kabupaten BS diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, pelaku pencurian hewan ternak (Curnak) akhir-akhir ini mulai bereaksi dengan ganas.

Bahkan, dalam kurun waktu dua bulan terakhir, peristiwa Curnak jenis sapi terjadi di banyak Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Salah satunya di wilayah Kecamatan Pino Raya dan sekitarnya.

Kapolres BS AKBP Florentus Situngkir, S.IK melalui Kapolsek Pino Raya Iptu Agus Apriwinata, MH disampaikan Plh. Kapolsek Ipda Slamet Raharjo, SH membenarkan hal tersebut.

Terbaru, peristiwa Curnak terjadi di lima TKP di berbeda di Pino Raya. Mirisnya, dari lima TKP tersebut semua Curnak berhasil dibawa kawanan maling dengan hanya menyisakan bagian jeroan di lokasi.

Untuk itu, lanjut Slamet, pihaknya meminta agar seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga se-Kecamatan Pino Raya bekerja sama.

Slamet juga menegaskan, warga harus memperketat ronda malam dan memasang alat pengaman di tiap-tiap penjuru desa. Dengan demikian, ketika diketahui ada aksi Curnak, masyarakat bersama aparat kepolisian bisa saling membantu menangkap para pelakunya.

"Ya, tindakan pelaku Curnak ini tidak bisa ditoleransi. Kawanan maling ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Solusi terbaik saat ini masyarakat harus bekerjasama dan perketat ronda malam," pesannya.

Slamet melanjutkan, aksi yang dilakukan kawanan Curnak telah tertata dan rapi. Bahkan, Curnak yang beraksi di lokasi yang memang sering dilewati hewan ternak.

Terbukti dari lima TKP pencurian, jeroan yang tersisa tidak jauh dari jalan lintas dan memang tempat tidur ternak.

"Mereka ini kemungkinan mengintai terlebih dahulu pada siang hari, setelah itu ada tim eksekusi yang datang. Tidak menutup kemungkinan juga para pelaku ini bekerjasama dengan komplotan lain," jelas Slamet.

Dilain sisi, untuk kasus Curnak yang terjadi, Slamet memastikan jika pihaknya terus melakukan penyelidikan terduga pelaku. Untuk saat ini terduga belum bisa dideteksi. Mengingat, pergerakan kawanan maling sangat lincah dan umumnya beraksi di tempat sepi.

"Makanya kami harap laporan masyarakat cepat masuk ketika ada gelagat orang mencurigakan," demikian Slamet. (roh)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan