Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia Sepanjang Februari 2025

Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia, 9 dari 10 paling laris, Sumber foto : koranradarkaur.id--
KORANRADARKAUR.ID - Sejumlah mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) asal China mendominasi penjualan di Indonesia sepanjang Februari 2025.
Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), model multi-purpose vehicle (MPV) listrik 7-seater BYD M6 menjadi yang terlaris dengan total penjualan mencapai 1.093 unit.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 88,12% dibandingkan bulan sebelumnya.
Di posisi kedua, terdapat Denza D9 yang merupakan sub-merek premium dari BYD. MPV listrik yang digadang-gadang sebagai pesaing Toyota Alphard ini berhasil mencatat penjualan sebanyak 912 unit pada bulan yang sama.
Selanjutnya, Chery J6 yang pertama kali diperkenalkan dalam ajang GIIAS 2024 dengan nama iCar 03 berhasil terjual sebanyak 634 unit.
BACA JUGA:Perusahaan Otomotif BYD Keluarkan Seal 06 EV, Mobil Listrik yang Mampu Menempuh Jarak 545 Km
Mobil sport utility vehicle (SUV) listrik berdesain off-road ini mendapatkan respons positif dari konsumen Indonesia.
Dua model listrik dari Wuling turut masuk dalam daftar terlaris, yaitu Wuling Air EV dan Wuling Cloud EV, yang masing-masing mencatatkan penjualan 546 unit dan 460 unit, menjadikannya berada di posisi keempat dan kelima.
Sementara itu, Morris Garage (MG) 4EV milik SAIC Motor Corp berada di urutan keenam dengan penjualan sebanyak 189 unit, disusul oleh Chery Omoda E5 dengan 187 unit.
Di posisi berikutnya, BYD Sealion 7 yang baru meluncur pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 telah terjual sebanyak 181 unit.
Sedangkan Wuling Binguo EV dan Hyundai Ioniq 5 masing-masing mencatatkan penjualan sebanyak 175 unit dan 104 unit.
BACA JUGA:CURI PERHATIAN ! Anak Artis Dapat Hadiah Mobil Listrik Mewah Sejak Dini
Secara keseluruhan, Gaikindo mencatat total penjualan mobil secara wholesales pada Februari 2025 mencapai 72.295 unit, meningkat 2,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 70.772 unit.
Namun, penjualan ritel mengalami sedikit penurunan sebesar 0,8% menjadi 69.872 unit dibandingkan Februari 2024 yang mencatat 70.420 unit.