Keselamatan Nelayan di Bengkulu Selatan Terjamin, 2024 Pemkab Alokasi Dana Asuransi

ROHIDI/RKa TERPARKIR : Perahu milik nelayan Pantai Pasar Bawah Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna tampak sedang terparkir, Minggu 14 Januari 2024.--

BENGKULU SELATAN (BS) - Kabar gembira bagi seluruh masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan yang ada di Kabupaten BS. Pasalnya, keselamatan nelayan tahun 2024 ini dipastikan kembali terjamin.

Karena Pemkab BS memastikan sudah mengalokasikan dana untuk pembayaran asuransi alias iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.

Bahkan, berdasarkan da terhimpun Radar Kaur (RKa), anggaran untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan nelayan di BS tersebut mencapai ratusan juta.

Kadis Perikanan BS Santono, M.Pd membenarkan, dari total keseluruhan nelayan yang tersebar di Kabupaten BS sekitar 400 orang lebih. Dana, untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang disiapkan mencapai Rp 106 juta.

"Ya benar, dana untuk pembayaran asuransi nelayan (BPJS Ketenagakerjaan, red) sudah dialokasikan di APBD 2024. Total dananya mencapai Rp 106 juta untuk setahun," kata Santono.

BACA JUGA:WOW! 3 Partai di Bengkulu Selatan Habiskan Dana Kampanye Ratusan Juta, Nasdem Tembus Rp 300 Juta

Diterangkan Santono, dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini. Jika sewaktu-waktu nelayan, mengalami musibah yang menyebabkan luka berat, ringan atau bahkan meninggal dunia. Maka, pihak keluarga bisa mengajukan klaim asuransi.

"Terbaru, ada dua orang nelayan di Pasar Bawah yang berhasil mengklaim asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan," terang Santono.

Menurut Kadis, Pemkab BS belum bisa menambah besaran asuransi nelayan tersebut. Karena, pada tahun 2024 ini anggaran pemerintah sudah dialokasikan untuk hibah Pemilukada

"Untuk penambahan anggaran tahun 2024 belum dapat dilakukan," jelas Kadis.

Disisi lain, meski sudah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran asuransi, namun kegiatan pengadaan alat tangkap di Kabupaten BS tahun 2024 ini terpaksa dihentikan. Ini disebabkan kondisi anggaran yang belum stabil. 

Santono berharap, kepada para nelayan di Kabupaten BS untuk dapat bersabar. Pemerintah akan tetap mengusahakan kebutuhan nelayan meskipun bukan dari APBD kabupaten. 

"Pemenuhan kebutuhan nelayan di Bengkulu Selatan tetap diutamakan. Tapi yang pasti bertahap, akan ada solusinya lain nanti," demikian Santono.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan