Masjid Terapung Tempat Wisata Religi Bulan Suci Ramadan, Tempat Persinggahan Musafir

Masjid terapung tempat wisata religi pilihan cocok dibulan Ramadan 2025 ini. Sumber foto: Koranradarkaur.id--
KORANRADARKAUR. ID – Indonesia yang kaya akan tempat wisata juga ada wisata menarik yang patut anda kunjungi seperti di masjid terapung tempat wisata religi bulan suci Ramadan penuh berkah yang juga sebagai tempat persinggahan musafir.
Masjid terapung tempat wisata religi selama bulan suci Ramadan sangat patut anda kunjungi yang ada di Indonesia dengan keunikan luar biasa pasti kamu suka.
Masjid terapung sebagai tempat persinggahan musafir sudah lama terkenal karena keunikannya mengapung di atas air dan bahkan biasanya selama bulan Ramadan bertambah ramai saja jamaahnya.
Masjid hadir untuk menampung keperluan ibadah salat berjamaah yang terapung menjadi tempat wisata religi bulan Ramadan tentu sangatlah indah dan memanjakan.
Dengan arsitektur yang indah dan menawan membuat pemandangan makin takjub mempunyai ikon menarik sebagai kebanggaan masyarakat yang hingga kini banyak wisatawan dari berbagai daerah berkunjung ke masjid terapung.
BACA JUGA:Unik dan Megah, 4 Masjid Aceh yang Jadi Incaran Musafir Singgah
Masjid terapung tempat wsiata religi selama bulan suci Ramadan sungguh membuat anda dan keluarga terkagum bila sudah melihat dengan kasat mata dan oleh sebab itu sempatkan untuk berkunjung ke masjid terapung yang ada di Indonesia.
Dikutip dari laman detik.com, masjid terapung sebagai tempat wisata religi bulan Ramadan penuh berkah dan juga tempat persinggahan musafir patut anda kunjungi.
Adapun masjid terapung yang ada di Indonesia merupakan tempat wisata reliigi selama bulan suci Ramadan adalah sebagai berikut:
-Masjid Terapung Al-Alam
Bangunan unik ini berada di Kendari, Sulawesi Tenggara dengan memiliki luas 12.692 meter persegi dan mampu menampung hingga 10.000 jamaah.
BACA JUGA:Masjid di Lampung Sediakan Takjil dan Buka Puasa Gratis
Masjid tempat wisata religi dan sangat cocok dikunjungi bulan Ramadan penuh berkah untuk menikmati masjid terapung dengan empat menara dengan kesan elegan dan artistik.
Bangunan megah dirancang oleh arsitek asal Sulawesi Selatan bernama Mursyid Mustafa yang sudah lama dikenal. Pembangunan tahun 2010 dan selesai di tahun 2018 sehingga hingga kini tetap berdiri kokoh.