BPK RI Bakal Ikut Periksa Aset Milik Pemkab Bengkulu Selatan, Termasuk Kendaraan Dinas

Inspektur IPDA BS Hamdan Sarbaini, S.Sos saat menjelaskan tentang Tim BPK RI bakal ikut periksa aset. Sumber foto : ROHIDI/RKa--

BENGKULU SELATAN (BS) - Selain akan memeriksa laporan keuangan tahun 2024, rupanya Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bakal ikut periksa aset.

Dalam pemeriksaan aset tersebut, seluruh yang berbentuk aset milik Pemkab BS akan ikut dilakukan pemeriksaan, termasuk aset berupa kendaraan dinas.

Diketahui, pemeriksaan aset tersebut tidak lain bertujuan untuk memastikan semua aset daerah terdata dengan baik dan sesuai peruntukannya.

BACA JUGA:BERSIAP! BPK RI Segera Lanjutkan Audit APBD Bengkulu Selatan Tahun 2023, Berikut Jadwalnya

Inspektur Inspektorat Daerah (IPDA) BS Hamdan Sarbaini, S.Sos saat dikonfirmasi wartawan Radar Kaur (RKa) membenarkan, jika memang BKP akan ikut melakukan pemeriksaan aset Pemkab.

Hanya saja, sampai saat ini Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu masih fokus dalam pemeriksaan seluruh laporan penggunaan keuangan Pemkab BS.

"Aset daerah berupa kendaraan dinas dan lainnya akan diperiksa oleh Tim BPK. Tapi, sejauh ini masih fokus pemeriksaan laporan keuangan," kata Hamdan.

Inspektur menjelaskan, Tim BPK RI akan melakukan audit atau pemeriksaan laporan keuangan di Kabupaten BS akan berlangsung selama 40 hari.

BACA JUGA:Gagal Raih WTP, 4 Catatan Diberikan BPK RI ke Pemda Kaur

Pemeriksaan ini telah dimulai terhitunh sejak tanggal 10 Februari, dan akan berakhir sampai dengan tanggal 21 Maret 2025 mendatang.

"Kami (Inspektorat Daerah, red) hanya mendampingi Tim BPK melakukan audit atau pemeriksaan di OPD," jelasnya.

Hamdan menegaskan, selama proses audit BPK RI, seluruh pejabat atau pegawai OPD di lingkungan Pemkab BS tidak melakukan agenda ke luar daerah.

Hal tersebut tidak lain bertujuan untuk mempersiapkan segala bentuk dokumen yang dibutuhkan Tim BPK RI saat melakukan audit.

"Sudah saya sampaikan ke seluruh OPD agar tidak melakukan agenda ke luar daerah selama Tim BPK melakukan audit, kecuali memang ada agenda yang sangat penting," tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan