Dibiarkan Rusak, Terminal Gunung Ayu Jadi Tempat Maksiat, Pemerintah Diam!

Rabu 29 Nov 2023 - 17:48 WIB
Reporter : Admin
Editor : Admin

BENGKULU SELATAN (BS) - Tampaknya memang banyak bangunan yang didirikan menggunakan uang negara yang dibiarkan rusak dan terbengkalai. Salah satunya,Terminal Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna. Akibat puluhan tahun terminal satu-satunya ini tidak lagi difungsikan.

Sehingga, bangunan tersebut kian memperihatinkan, Rabu (29/11). Bahkan, tidak jarang bangunan ini dijadikan tempat maksiat oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar Kaur (RKa) di lapangan. Sejak beberapa tahun terkahir bangunan ini kerap dijadikan tempat mabuk-mabukan, hingga perbuatan maksiat lainnya.

Hal itu tidak lain lantaran bangunan itu sudah puluhan tahun mati suri dan tidak difungsikan sebagai mana mestinya. Tidak ada aktivitas kendaraan ataupun penumpang di terminal tersebut. Sehingga bangunan terbengkalai.

Diki Saputra (42) warga Kelurahan Padang Kapuk Kecamatan Kota Manna menyebutkan, jika bangunan tersebut sudah sangat lama dibiarkan tak berpenghuni oleh pemerintah. Bahkan, seingatnya, bangunan tersebut terakhir difungsikan dengan normal pada era tahun 2000-an.

Pada masa itu, lanjut Diki, Terminal Gunung Ayu masih menjadi pusat transportasi masyarakat yang ingin berpergian. Baik bus ataupun minibus mangkal di terminal sebelum berangkat.

Sayangnya, hingga penghujung tahun 2023, belum ada tanda-tanda terminal akan dimanfaatkan lagi. Hal ini tentu sangat memperihatinkan.

"Sayang sekali jika bangunan yang tentu menggunakan anggaran negara itu malah dibiarkan rusak sia-sia. Padahal, dulu tahun 2000-an terminal ini jadi pusat aktivitas angkutan penumpang," keluhnya.

Terpisah, Tatang Syaputra (43) salah satu sopir minibus menyebutkan, jika saat ini para sopir enggan mangkal dan menunggu penumpang di Terminal Gunung Ayu.

Karena, selain lokasinya tidak terawat, juga tidak ada penumpang yang mau menunggu mobil di terminal. Oleh sebab itu, para sopir kini pindah tempat menunggu penumpang di kawasan Palak Sarak Kecamatan Kota Manna.

"Kalau terminalnya di urus dan perbaiki lagi, mungkin ada ekonomi baru. Kami (para sopir, red) mendukung terminal diperbaiki," demikian Tatang. (roh)

Tags :
Kategori :

Terkait