BINTUHAN - Guna mengoptimalkan sistem administrasi digital, Rabu 8 Juli 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Kaur melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang dirangkaikan dengan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).
Kegiatan bertempat di gedung Serta Kuliner Bintuhan dibuka Sekda Kaur Dr. Nasrur Rahman S. Hut, M.Si diikuti seluruh operator OPD, kecamatan dan RSUD.
“Kegiatan ini sangat penting. Dengan transformasi digital yang ada akan menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan dan akuntabel,” kata Sekda Kaur.
BACA JUGA:7 KDKMP Kaur Resmi Operasi, Sekda : Tempat Beli Bahan Kebutuhan Lebih Mudah dan Murah
BACA JUGA:Ingatkan Izin Atasan Wajib, Sekda Kaur Pimpin Rapat Binap Terkait Pengajuan Cerai PPPK
Di era digitalisasi saat ini, lanjut Sekda, seluruh OPD jajaran Pemda Kaur harus segera menerapkan administrasi pemerintahan berbasis elektronik melalui aplikasi SRIKANDI.
Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Penggunaan sistem elektronik dinilai sebagai solusi paling efektif untuk memangkas hambatan administratif, mengefisiensikan anggaran, serta menghilangkan batasan ruang dan waktu dalam birokrasi.
Implementasi SRIKANDI di Kabupaten Kaur masih dinilai kategori C oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sebagai daerah yang terakhir mengadopsi aplikasi ini di lingkup provinsi, Sekda menegaskan bahwa status tersebut harus menjadi pelecut semangat untuk melesat lebih cepat.
BACA JUGA:Satu Pejabat Fungsional Dilantik, Simak Pesan Pj Sekda Kaur
BACA JUGA:Rotasi dan Mutasi Kaur Segera Bergerak, Sekda: Sudah Bagian Kebutuhan Organisasi
"Tidak ada alasan bagi OPD tidak menerapkan aplikasi ini, dengan infrastruktur pendukung sudah tersedia harus dimanfaatkan dengan maksimal. Banyak OPD yang masih terpaku pada pola kerja manual. Budaya kerja lama ini harus segera ditinggalkan demi mencapai efisiensi kerja yang lebih baik lagi,” jelasnya.
Lanjut Nasrur Rahman, untuk memastikan percepatan ini berjalan efektif, Sekda meminta setiap kepala OPD memberikan dukungan penuh.
Dengan menunjuk operator yang kompeten serta memberikan pelatihan berkelanjutan hingga para operator benar-benar mahir mengoperasikan sistem kearsipan digital tersebut.
Juga sebagai bentuk pengawasan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaur diinstruksikan untuk melakukan pemantauan ketat setelah kegiatan Bimtek ini dilaksanakan.