Infinix Hot 70 dan Hot 70B Terpantau di Postel, Ini Perbedaannya

Infinix Hot 70 dan Hot 70B Terpantau di Postel, Ini Perbedaannya

Minggu 31 May 2026 - 10:24 WIB
Reporter : Rega Jusa
Editor : Daspan Haryadi

KORANRADARKAUR.ID – Infinix Hot 70 kembali terpantau muncul di laman sertifikasi perangkat Pos dan Telekomunikasi (Postel) milik Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kemunculan terbaru ini semakin memperkuat indikasi bahwa Infinix tengah mempersiapkan peluncuran lini smartphone Hot 70 series untuk pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Perangkat terbaru tersebut tercatat menggunakan nomor model X6895. Sebelumnya, nomor model lain yakni X6895B juga sempat muncul di laman sertifikasi yang sama dan sama-sama mengacu pada nama komersial “Hot 70”.

Kemunculan dua nomor model berbeda ini memunculkan dugaan bahwa Infinix bakal menghadirkan dua varian smartphone dengan spesifikasi berbeda untuk pasar Indonesia. Perbedaan tersebut diperkirakan terletak pada kapasitas baterai dan kemungkinan dukungan jaringan yang diusung masing-masing perangkat.

Berdasarkan pantauan di laman sertifikasi Postel, model X6895 resmi memperoleh izin edar pada 8 Mei 2026. Perangkat tersebut didaftarkan oleh PT Carlcare Service Ila dengan nama pemasaran resmi “Hot 70”.

Sebelumnya, model X6895B lebih dulu mendapatkan sertifikasi pada 4 Maret 2026. Menariknya, kedua perangkat itu sama-sama tercantum menggunakan nama komersial yang identik, yakni “Hot 70”.

Hal ini membuat banyak pengamat teknologi memprediksi bahwa Infinix tengah menyiapkan beberapa varian berbeda dalam satu lini produk. Strategi tersebut cukup umum digunakan produsen smartphone untuk menjangkau lebih banyak segmen pasar.

Perbedaan spesifikasi antara kedua model mulai terungkap melalui data sertifikasi TUV Rheinland. Berdasarkan data tersebut, terdapat dua jenis baterai Li-Ion Polymer yang didaftarkan untuk seri Infinix Hot 70.

Model X6895 diperkirakan akan menggunakan baterai berkapasitas sekitar 5.439 mAh. Sementara model X6895B disebut membawa kapasitas baterai lebih besar, yakni sekitar 5.800 mAh.

Dengan adanya perbedaan kapasitas tersebut, Infinix kemungkinan akan menawarkan pilihan perangkat sesuai kebutuhan pengguna. Varian baterai lebih besar diperkirakan menyasar pengguna yang membutuhkan daya tahan tinggi untuk gaming, hiburan, dan aktivitas multitasking.

Sementara itu, varian dengan kapasitas lebih kecil kemungkinan akan diposisikan untuk segmen harga lebih terjangkau agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain kemungkinan perbedaan kapasitas baterai, muncul pula spekulasi bahwa kedua model tersebut bisa jadi merupakan versi jaringan berbeda, seperti Hot 70 4G dan Hot 70 5G. Strategi seperti ini juga sering diterapkan produsen smartphone untuk menyesuaikan kebutuhan pasar di berbagai negara.

Kemungkinan lainnya, salah satu model dapat hadir dengan nama tambahan seperti Hot 70 Pro atau Hot 70i meski dalam proses sertifikasi awal tetap menggunakan nama dasar “Hot 70”.

Tidak menutup kemungkinan pula Infinix hanya mendaftarkan dua model sekaligus sebagai langkah antisipasi sebelum menentukan perangkat mana yang benar-benar akan dipasarkan di Indonesia. Dengan begitu, perusahaan dapat menyesuaikan strategi penjualan berdasarkan tren dan kebutuhan pasar.

Hingga saat ini, Infinix sendiri masih belum mengungkap spesifikasi lengkap maupun jadwal resmi peluncuran Hot 70 series di Indonesia. Namun kemunculan perangkat di sertifikasi Postel menjadi sinyal kuat bahwa peluncurannya kemungkinan tidak akan berlangsung lama lagi.

Kategori :