Bank Bengkulu Dorong Gen Z Jadi Pengusaha Lewat Program KUR

Bank Bengkulu Dorong Gen Z Jadi Pengusaha Lewat Program KUR

Rabu 15 Apr 2026 - 15:40 WIB
Reporter : Saprian
Editor : Daspan Haryadi

KORANRADARKAUR.ID - Bank Bengkulu terus mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, untuk berani terjun ke dunia usaha melalui pemanfaatan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program ini dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku usaha pemula maupun UMKM dalam memperoleh tambahan modal dengan skema yang terjangkau.

Pihak Bank Bengkulu menegaskan, peluang mendapatkan akses pembiayaan masih terbuka luas, terutama bagi anak muda yang tengah merintis usaha produktif. Dengan dukungan KUR, diharapkan lahir wirausaha baru yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Dalam penyalurannya, KUR Bank Bengkulu terbagi menjadi dua skema utama, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil.

Untuk KUR Mikro, plafon pinjaman berkisar di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Program ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang telah berjalan minimal enam bulan dan dinilai layak untuk dibiayai.

Jangka waktu pinjaman cukup fleksibel, yakni hingga tiga tahun untuk modal kerja dan lima tahun untuk investasi, dengan kemungkinan perpanjangan melalui restrukturisasi.

Suku bunga yang ditawarkan relatif ringan, yakni 6 persen efektif per tahun untuk pengajuan pertama, dengan penyesuaian pada pinjaman berikutnya. Selain itu, KUR Mikro tidak mewajibkan agunan tambahan karena jaminan utama adalah usaha yang dibiayai.

Calon debitur juga diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari pemerintah setempat, serta identitas kependudukan. Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, wajib melampirkan NPWP.

BACA JUGA:KUR Bank Bengkulu 2026: Plafon hingga Rp500 Juta, Bunga 6 Persen dan Cicilan Terjangkau

BACA JUGA:KUR Bank Bengkulu 2026 Kembali Dibuka, Cicilan Ringan untuk UMKM

Sementara itu, KUR Kecil ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan lebih besar, dengan plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. Tenor pinjaman mencapai empat tahun untuk modal kerja dan lima tahun untuk investasi, dengan opsi perpanjangan.

Berbeda dengan KUR Mikro, pada KUR Kecil debitur diwajibkan menyediakan agunan tambahan minimal sebesar plafon pinjaman. Selain itu, calon penerima juga harus memiliki NIB, NPWP, serta memenuhi persyaratan administratif lainnya.

Bank Bengkulu juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit, termasuk penilaian kemampuan bayar debitur serta riwayat pembiayaan sebelumnya. Meski demikian, debitur tetap dimungkinkan memiliki pinjaman lain selama dalam kondisi lancar dan sesuai ketentuan.

Selain pembiayaan, peserta KUR juga didorong untuk mengikuti program perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya perlindungan usaha.

Melalui program ini, Bank Bengkulu berharap generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Kategori :