BPS Kaur Koordinasi ke Polres Kaur, Dukung Integrasi Data Jagung

BPS Kaur Koordinasi ke Polres Kaur, Dukung Integrasi Data Jagung

Kamis 21 Aug 2025 - 18:19 WIB
Reporter : Rega Jusa
Editor : Daspan Haryadi

BINTUHAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur melakukan koordinasi dengan Polres Kaur terkait pelaksanaan identifikasi dan integrasi data pertanaman jagung, Kamis 21 Agustus 2025.

Langkah ini dilakukan guna memastikan keakuratan data pertanian sekaligus mendukung program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan berbasis komoditas jagung.

Sebagaimana diketahui, Polres Kaur memiliki pengelolaan lahan jagung lebih dari 50 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kaur. Selain itu, program budidaya jagung tersebut juga melibatkan 192 desa yang ada di Kaur, sehingga membutuhkan data terintegrasi untuk memudahkan pengawasan, evaluasi, serta perencanaan ke depan.

Kepala BPS Kabupaten Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si menjelaskan, koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait mekanisme pencatatan dan pelaporan data pertanaman jagung di lapangan.

BACA JUGA:BPS Kaur Petakan Potensi Desa Lewat Podes 2025

Menurutnya, dengan data yang valid, pemerintah daerah akan lebih mudah dalam menyusun kebijakan serta mengukur dampak program yang sedang dijalankan.

“Integrasi data menjadi kunci penting. BPS berupaya agar seluruh data terkait pertanaman jagung, baik yang dikelola Polres maupun desa-desa, dapat dihimpun secara akurat dan real time. Hal ini akan mempermudah proses analisis untuk mendukung kebijakan ketahanan pangan,” ujar Antoni.

Dia menambahkan, ke depan BPS juga akan memanfaatkan teknologi digital dalam pengumpulan data pertanian, termasuk pemetaan lahan berbasis citra satelit.

Dengan begitu, luas tanam dan hasil panen jagung dapat dipantau lebih transparan serta mengurangi potensi perbedaan data antar instansi.

BACA JUGA:BPS Kaur Laksanakan Survei E-Commerce, Penjelasan Kepala BPS Menarik!

Sementara itu, Polres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK MH menyambut baik langkah BPS dalam mendukung penguatan data jagung.

Menurutnya, kerjasama lintas sektor ini tidak hanya bermanfaat bagi kepolisian dalam pengawasan lahan. Tetapi juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Jagung menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kaur. Dengan adanya integrasi data, kita bisa mengetahui potensi sebenarnya dan menentukan strategi untuk meningkatkan hasil produksi,” jelasnya.

Program pengembangan jagung yang digagas Polres Kaur bersama desa-desa telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan angka impor jagung dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

Kategori :