Turnamen Pramusim Bola Voli Korea Kembali Hadir Pada September Ini, Adakah Pevoli Indonesia?
Ilustrasi turnamen pramusim bola voli korea. Sumber foto: koranradarkaur.id--
KORANRADARKAUR.ID - Turnamen pramusim bola voli Korea kembali hadir pada September ini dengan format dan nama baru.
Kompetisi yang sebelumnya dikenal dengan nama KOVO Cup kini resmi berganti menjadi Yeosu NH-Nonghyup Cup 2025.
Pergantian nama ini menandai masuknya sponsor utama, Nonghyup, sebuah perusahaan finansial besar di bidang pertanian asal Korea Selatan.
Turnamen ini tetap menjadi ajang pemanasan penting bagi klub-klub bola voli Korea sebelum memulai kompetisi utama, Liga Voli Korea musim 2025/2026.
Salah satu tim yang akan berpartisipasi adalah Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Klub voli putri yang bermarkas di Daejeon itu selalu menjadi sorotan karena tradisi kuat dan ambisi besar untuk bersaing di papan atas.
BACA JUGA:Kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon Blak-Blakkan Sampaikan Pesan Ini Kepada Megawati Hangestri
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Red Sparks menjadikan turnamen pramusim ini sebagai ajang uji coba kekuatan, menguji formasi baru, sekaligus mematangkan strategi sebelum kompetisi reguler dimulai.
Menjelang turnamen, skuad Red Sparks telah melaksanakan sesi pemotretan resmi untuk musim baru.
Dengan seragam baru dan komposisi tim yang diperbarui, suasana segar terlihat jelas di tubuh tim.
Perubahan paling mencolok tentu datang dari komposisi pemain asing.
Red Sparks mendatangkan dua amunisi internasional baru yakni Wipawee Srithong asal Thailand dan opposite asal Italia, Elisa Zanette.
Nama Elisa Zanette menjadi sorotan utama. Pemain tinggi asal Italia itu diproyeksikan untuk mengisi kekosongan besar di posisi opposite yang ditinggalkan Megawati Hangestri Pertiwi.
Megawati, yang musim lalu menjadi motor serangan Red Sparks dengan julukan Megatron, memutuskan pindah ke Turki untuk memperkuat Manisa BBSK.