Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Murid MIN 1 Kaur Diberikan Wawasan Tentang Kesadaran Gizi Sejak Dini

Kepala MIN 1 Kaur menjelaskan kegiatan pemberian pembekalan kesadaran gizi sejak dini, Senin 1 Februari 2026. Sumber foto: REGA/RKa--

BINTUHAN – Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang gizi, serta untuk memperkuat kesadaran gizi sejak dini, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kaur memberikan pemahaman gizi kepada para murid melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin 2 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya menerima makanan yang disediakan. tetapi juga memahami manfaat gizi bagi kesehatan serta peranannya dalam menunjang proses belajar di sekolah.

Kepala MIN 1 Kaur, Jamila, S.Pd, mengatakan, program MBG memiliki peranan strategis dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, MBG merupakan bentuk perhatian nyata terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak usia sekolah, khususnya bagi murid yang membutuhkan asupan nutrisi seimbang secara rutin.

“Melalui Program MBG, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap kesehatan, daya tahan tubuh dan kesiapan anak-anak dalam menerima pelajaran di kelas,” ujar Jamila.

Ia menjelaskan, siswa yang memperoleh asupan gizi yang memadai cenderung lebih aktif, fokus dan memiliki semangat belajar yang lebih baik. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan konsentrasi serta prestasi belajar murid selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

BACA JUGA:Tahun Ajaran Baru, MIN 1 Kaur Terapkan Program TKA

Dalam kegiatan pemahaman gizi tersebut, murid diperkenalkan pada jenis makanan yang terdapat dalam menu MBG beserta fungsi masing-masing zat gizi bagi tubuh. Karbohidrat dijelaskan sebagai sumber energi utama, protein berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, sedangkan sayur dan buah menjadi sumber vitamin dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa makanan yang mereka konsumsi melalui MBG bukan hanya untuk mengenyangkan, tetapi untuk memenuhi kebutuhan gizi harian agar tubuh tetap sehat dan kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, peranan MBG juga mendorong terbentuknya kebiasaan makan sehat di lingkungan sekolah. Murid dibiasakan mengonsumsi makanan bergizi secara teratur, menjaga kebersihan sebelum dan sesudah makan, serta tidak menyisakan makanan.

“Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga dapat dilanjutkan di rumah bersama keluarga,” tambahnya.

Selain program MBG turut berperan dalam menumbuhkan nilai kedisiplinan dan kesadaran sosial murid. Anak-anak belajar makan bersama secara tertib, saling menghargai, serta memahami pentingnya pola hidup sehat sebagai bagian dari pendidikan karakter. Program MBG tidak berhenti pada kegiatan pemberian makanan semata, melainkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan gizi yang berkelanjutan dengan dukungan orang tua.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan