Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Bibit Siklon dan Angin Kencang Intai Bengkulu, Cuaca Ekstrem Berpotensi di Pesisir Kaur

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Kaur, Yanto, S.Sos ingatkan warga pesisir waspada bibit siklon dan angin kencang, Senin 5 Januari 2025. Sumber foto: koranradarkaur.id--

BINTUHAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia, tepatnya di wilayah barat daya Lampung. Meski pusat bibit siklon berada di luar wilayah Bengkulu, BMKG menegaskan, sistem cuaca ini memberikan dampak tidak langsung yang cukup signifikan terhadap kondisi cuaca dan perairan di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan pembaruan data BMKG pada Minggu, 4 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 91S terpantau berada di posisi 8,1 derajat Lintang Selatan dan 92,7 derajat Bujur Timur. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot atau sekitar 65 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1002 hPa. BMKG memprediksi bibit siklon tersebut memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, dengan arah pergerakan menuju Timur–Tenggara dan cenderung menjauhi wilayah Indonesia.

Meski demikian, dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 91S diperkirakan masih akan dirasakan di wilayah Bengkulu hingga Senin, 5 Januari 2026. BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa potensi angin kencang yang dapat melanda sebagian besar wilayah Bengkulu, disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada waktu tertentu.

Selain cuaca darat, kondisi perairan Bengkulu juga berpotensi terdampak cukup serius. BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di Samudra Hindia Barat Bengkulu berkisar antara 2,5 hingga 4,0 meter atau masuk kategori gelombang tinggi. Sementara itu, perairan barat Bengkulu hingga wilayah perbatasan Lampung berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Yanto, S.Sos ingatkan, masyarakat Kabupaten Kaur khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem. Menurutnya, angin kencang dan curah hujan tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bencana.

“Kami mengingatkan masyarakat di daerah pesisir Kabupaten Kaur untuk berhati-hati. Kondisi cuaca saat ini tidak stabil dan berpotensi menimbulkan bencana seperti angin kencang dan gelombang tinggi,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan, sebelumnya Kabupaten Kaur sempat dilanda bencana angin puting beliung yang menyebabkan kerugian cukup besar. Karena itu, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG serta menghindari aktivitas melaut apabila kondisi cuaca dinilai berisiko.

"Seperti yang sama kita ketahui belum lama ini bencana angin puting beliung terjadi di Desa Tanjung Aur 1 Kecamatan Tanjung Kemuning hingga menyebabkan kerugian puluhan juta. Artinya masyarakat perhatian waspada dan berhati-hati dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini," imbaunnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan