Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Musim Hujan, Lahan Sawah BBUP Mulai Garap

Lahan sawah BBUP Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal mulai digarap, Selasa 16 Desember 2025. Sumber foto: REGA/RKa--

NASAL – Memasuki musim hujan, lahan sawah Balai Benih Utama Padi (BBUP) di Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal mulai digarap, Selasa 6 Desember 2025.

Lahan seluas sekitar 1,5 hektare tersebut kini telah selesai dibajak dan memasuki tahap awal penanaman. Ribuan benih bibit padi telah  disemai untuk persiapan tanam bulan ini.

Penggarapan lahan BBUP ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset pertanian milik pemerintah agar tidak terbengkalai. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah, terutama di wilayah Kecamatan Nasal.

Petugas Penjaga Rumah BBUP Nasal, Janan (45) menjelaskan, hingga saat ini BBUP belum memiliki anggaran khusus untuk pengelolaan produksi benih padi unggul. Karena itu, lahan yang ada tetap dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian agar tidak menjadi lahan kosong atau telantar. Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dia menyebutkan, pemanfaatan lahan BBUP ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021 yang menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2010 tentang penertiban dan pendayagunaan tanah telantar. Dalam aturan tersebut ditegaskan tanah, baik milik negara maupun hak milik pribadi, tidak boleh dibiarkan tanpa pemanfaatan, melainkan harus digunakan secara optimal sesuai peruntukannya.

"Kebijakan itu menjadi dasar, kami untuk tetap memanfaatkan lahan milik pemerintah ini. Ini bertujuan agar setiap bidang tanah memiliki fungsi sosial dan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara. Dengan dimanfaatkannya lahan BBUP untuk kegiatan pertanian, diharapkan dapat memberikan contoh pemanfaatan lahan yang produktif sekaligus mendukung sektor pertanian lokal," katanya.

Janan menambahkan, selain mencegah lahan menjadi telantar, penggarapan sawah BBUP juga diharapkan dapat membantu menjaga kesuburan tanah dan kesiapan lahan apabila ke depan tersedia anggaran untuk pengelolaan benih padi unggul. Selama proses penanaman, perawatan tanaman seperti pengairan dan pengendalian hama tetap menjadi perhatian agar hasil tanam dapat optimal.

Dengan dimulainya penggarapan lahan sawah BBUP Desa Suku Tiga pada musim hujan ini, diharapkan lahan pertanian milik pemerintah dapat terus dimanfaatkan secara produktif serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Kaur.

"Tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkan lahan, ini juga harus menjadi contoh bagi masyarakat. Agar bisa memanfaatkan lahan pribadi masing-masing, demi meningkatkan roda perputaran ekonomi," jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan