Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Awal Tahun, Komunitas Pegiat Mangrove Maje Jalankan Program Perdana Penanaman Mangrove di Kawasan Wisata

Komunitas Pegiat Mangrove Maje bakal tanam pohon mangrove awal tahun di wisata Pantai Dakem Desa Tanjung Agung Kecamatan Maje, Selasa 16 Desember 2025. Sumber foto: REGA/RKa--

MAJE – Pasca dibentuk pada Senin 15 Desember 2025, Komunitas Pegiat Mangrove Maje menyiapkan program kerja perdana berupa penanaman pohon mangrove di kawasan wisata Pantai Danau Kembar (Dakem) Desa Tanjung Agung, Kecamatan Maje. Kegiatan penanaman mangrove ini direncanakan akan dilaksanakan pada awal tahun mendatang.

Saat ini, pengurus Komunitas Pegiat Mangrove Maje masih melakukan pemetaan lokasi penanaman serta pendataan jumlah batang mangrove yang akan ditanam. Tahapan ini dilakukan agar penanaman mangrove dapat berjalan terarah dan sesuai dengan kondisi lapangan. Pemetaan juga diperlukan untuk menentukan titik-titik yang paling membutuhkan perlindungan dari abrasi dan genangan air laut.

Penasehat Komunitas Pegiat Mangrove Maje sekaligus Kepala Desa Tanjung Agung, Herlen Sumarni, S.Pd mengatakan, kawasan wisata Pantai Dakem menjadi lokasi pertama penanaman karena wilayah tersebut telah mengalami abrasi dan kerap terdampak banjir, terutama saat musim hujan dan gelombang laut tinggi. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani agar tidak semakin merusak kawasan pesisir dan fasilitas wisata.

Menurutnya, penanaman mangrove merupakan langkah penting untuk menjaga kawasan pesisir. Mangrove berfungsi menahan laju abrasi, mengurangi terjangan gelombang laut, serta membantu menekan potensi banjir. Selain itu, keberadaan mangrove juga mendukung kelestarian lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Dengan dilakukan penanaman pohon mangrove, potensi banjir dan abrasi di kawasan wisata ini dapat dikurangi. Desa Tanjung Agung memiliki wisata yang cukup potensial dan perlu dijaga agar tetap memberi manfaat bagi masyarakat serta mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Setelah penanaman mangrove di Pantai Dakem Desa Tanjung Agung, Komunitas Pegiat Mangrove Maje berencana melanjutkan kegiatan serupa di kawasan wisata Dakem Desa Suka Menanti dan Pantai Wayhawang, yang juga berada di Kecamatan Maje. Penanaman akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan lokasi.

Untuk memenuhi kebutuhan bibit mangrove, komunitas akan berkoordinasi dengan komunitas pegiat alam yang ada di Bengkulu. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program pelestarian pesisir.

Herlen Sumarni menegaskan, tujuan utama dibentuknya Komunitas Pegiat Mangrove Maje adalah menjaga kawasan pesisir agar terhindar dari bencana abrasi dan banjir, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Kecamatan Maje.

"Kami harap, dengan terbentuk Komunitas ini kedepan tidak ada lagi abrasi dan banjir di kawasa Pantai Dakem terutamanya," kata dia. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan