Kapolsek Kota Manna Ingatkan Warga Jangan Diam, Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Kapolsek Kota Manna menjelaskan keamanan lingkungan tanggung jawab bersama, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap aman. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
KORANRADARKAUR.ID - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
Keamanan lingkungan tanggung jawab bersama, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan kriminalitas maupun konflik sosial.
Hal tersebut ditegaskan Kapolsek Kota Manna Iptu Revi Hari Sona, saat mengingatkan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Kota Manna. Menurutnya, keamanan daerah akan sulit tercapai apabila masyarakat hanya menjadi penonton tanpa ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan gangguan keamanan.
Ia menilai, kesadaran kolektif masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas lingkungan. Warga diharapkan tidak hanya peduli terhadap keamanan rumah masing-masing, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sekitar. Dengan adanya rasa tanggung jawab bersama, potensi tindak kriminal dapat ditekan sejak dini.
“Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Kami membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Revi Hari Sona.
Kapolsek menjelaskan, berbagai persoalan kamtibmas yang terjadi belakangan ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak. Mulai dari tindak kejahatan 3C seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, hingga penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja yang dinilai mulai mengkhawatirkan.
Selain itu, penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial juga disebut menjadi ancaman baru yang dapat memicu keresahan masyarakat. Menurut Revi, informasi yang belum jelas kebenarannya sering kali memancing emosi warga dan berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak disikapi dengan bijak.
Karena itu, masyarakat diminta lebih cerdas dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar, terutama yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
“Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya karena itu bisa memicu keresahan,” katanya.
Kapolsek juga menekankan pentingnya pelaporan cepat apabila masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Menurutnya, langkah pencegahan akan jauh lebih efektif apabila masyarakat segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian sebelum persoalan berkembang menjadi tindak kriminal atau konflik yang lebih besar.
Ia meminta masyarakat untuk tidak takut melapor jika melihat adanya potensi gangguan keamanan. Kepolisian, kata dia, akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dengan cepat dan profesional.
“Jangan ragu melapor jika ada hal mencurigakan. Lebih baik dicegah sejak awal daripada terjadi sesuatu yang merugikan masyarakat. Dan yang paling penting, jangan sampai ada tindakan main hakim sendiri,” tegasnya.
Dalam menjaga situasi tetap aman, Kapolsek Kota Manna juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga perangkat desa untuk ikut berperan aktif memberikan edukasi kepada warga. Menurutnya, pengaruh para tokoh di tengah masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Generasi muda pun diminta tidak terlibat dalam aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Kapolsek berharap para pemuda dapat menjadi motor penggerak terciptanya lingkungan yang damai dan produktif, bukan justru terjerumus dalam pergaulan yang mengarah pada tindak kriminal maupun penyalahgunaan narkoba.