Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Ayah C4buli Anak Tiri Terjadi Lagi di Kaur, Berikut Kronologisnya!

Ilustrasi penc4bulan yang dilakukan ayah tiri ke anak tiri. Sumber foto : koranradarkaur.id--

BINTUHAN- Awal tahun 2026 masyarakat Kecamatan Muara Sahung heboh, pasalnya salah seorang ayah tiri Inisial IS (45) tega melakukan penc4bul4n terhadap anak tirinya sebut saja Bunga (12) bukan nama sebenarnya.

Terungkapnya kasus ini berawal dari ibu korban meninggal dunia di perkebunan tempat korban dan keluarganya menetap. Karena ibu korban meninggal dunia, almarhumah ibu korban di bawa ke desa untuk dimakamkan.

Setelah pemakaman dan tiga harian, ayah tiri korban mengajak korban pulang ke kediaman mereka, atau perkebunan yang mereka tempati. Tetapi korban enggan pulang bersama ayah tirinya, sehingga marah serta memukul korban.

“Benar belum lama ini warga saya heboh dengan adanya kasus penc4bulan yang dilakukan oleh bapak tiri terhadap anak tirinya, tetapi kasus ini telah ditangani oleh Polres Kaur Polda Bengkulu. Untuk hasil pengembangan juga kami Pemerintah Desa belum diinformasikan,” kata Kepala Desa Ulak Lebar Jonsi Herawansa, Selasa 3 Maret 2026.

Dikatakannya, kasus dugaan penc4bul4n anak tiri yang dilakukan ayah tiri tersebut terjadi pada tahun 2025 yang lalu. Terungkapnya kasus ini berawal dari korban diajak ayah tirinya pulang kembali ke perkebunan, tetapi korban menolak pulang bersama ayah tirinya. Karena tolakan korban, sehingga ayah tirinya marah dan memukul korban.

BACA JUGA:Tersangka Cabul Anak Kandung Harus Dihukum Berat, Ini Kata Ketua MUI Kaur

BACA JUGA:Hindari Jadi Korban Cabul, Lakukan Ini Terhadap Anak

Karena banyak orang, aksi ayah tiri korban di redam warga dan meminta ayah tiri korban tidak memaksa korban. Selanjutnya, melihat tingkah korban, bibi korban berinisiatif menanyakan kenapa korban enggan kembali pulang bersama ayahnya. Dengan begitu korban bercerita dan mengatakan ia sudah menjadi korban penc4bul4n oleh ayah tirinya. Mendengar pengakuan korban, bibi korban kaget bukan kepalang, dan seketika memberi informasi ke keluarga lain. Atas kesepakatan keluarga bibi korban membuat laporan ke pihak berwajib dalam hal ini Polres Kaur.

Lanjutnya, selain itu juga, keluarga korban mencurigai kematian ibu korban yang katanya mendapatkan serangan jantung atau darah tinggi, membuat curiga keluarga. Juga pihak keluarga meminta penegak hukum melakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus ini. Tetapi sejak kasus ini terungkap dan keluarga korban membuat laporan ke pihak berwajib, hingga saat ini belum ada memberikan informasi resmi apakah kasus ini ditangani dengan baik atau sebaliknya. Karena dari Polres Kaur belum ada informasi baik itu melalui media masa atau pihak pemerintah desa terkait kasus ini. Begitu juga untuk perkembangan kasus tersebut, tetapi untuk ayah tiri korban sejak dilaporkan ke Polres Kaur pihak kepolisian telah melakukan pengamanan terhadap pelaku. 

“Ia banyak masyarakat saya yang bertanya perkembangan kasus pencabulan yang menimpa warga saya beberapa bulan yang lalu, karena belum mengetahui secara resmi dan juga sudah ditangani pihak penegak hukum maka selaku Kades saya tidak bisa menjawab, begitu juga rekan-rekan media menanyakan juga saya sarankan untuk langsung menanyakan hal tersebut ke Polres Kaur,” tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan