Ramadan, SMPIT Insan Kamil Penyesuaian Waktu Belajar, Siswa Pulang Lebih Cepat
Kepala SMPIT Insan Kamil Kaur, Ustadzah Uci Febria, S.Si, Gr menjelaskan, penyesuaian waktu belajar selama bulan Ramadan, Kamis 26 Februari 2026. Sumber foto: REGA/RKa--
BINTUHAN – SMPIT Insan Kamil Kaur di Desa Padang Petron Kecamatan Kaur Selatan melakukan penyesuaian waktu belajar selama bulan Ramadan.
Kebijakan ini mulai diterapkan pada awal Ramadan, Kamis, 19 Februari 2026.
Penyesuaian ini sebagai bentuk penyesuaian terhadap aktivitas ibadah siswa selama bulan suci.
Selama Ramadan, jam masuk sekolah dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB. Sementara pada hari biasa, kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih panjang, yakni mulai pukul 07.15 WIB hingga 16.00 WIB. Dengan penyesuaian ini, durasi belajar siswa menjadi lebih singkat dibandingkan hari normal.
Kepala SMPIT Insan Kamil Kaur, Ustadzah Uci Febria, S.Si., Gr menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran secara optimal tanpa mengabaikan ibadah puasa. Menurutnya, selama Ramadan kondisi fisik siswa tentu berbeda karena harus menahan lapar dan haus sejak subuh hingga waktu berbuka.
Ia menegaskan, meski jam belajar dikurangi, pihak sekolah tetap memastikan materi pelajaran tersampaikan dengan baik. Guru diminta menyesuaikan metode pembelajaran agar lebih efektif dan efisien. Selain itu, sekolah juga menekankan penguatan pendidikan karakter dan kegiatan keagamaan selama Ramadan.
"Iya, meskipun di bulan Ramadan. Kegiatan belajar dan mengajar tetap kami dilakukan secara maksimal," katanya.
Lanjutnya, beberapa kegiatan tambahan seperti tadarus Al-Qur’an, tausiah singkat, serta pembiasaan ibadah harian turut dimasukkan dalam agenda sekolah. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya menjadi momen penyesuaian jadwal, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual siswa.
Pihak sekolah berharap orang tua dapat mendukung kebijakan tersebut dengan memastikan anak-anak tetap disiplin dan menjaga semangat belajar di rumah. Kerja sama antara sekolah dan orang tua dinilai penting agar proses pendidikan selama Ramadan tetap berjalan maksimal.
Dengan pengaturan waktu yang lebih singkat dan kegiatan yang terarah, diharapkan proses belajar mengajar selama Ramadan tetap berlangsung tertib, nyaman, dan bermanfaat bagi seluruh siswa.
“Penyesuaian ini dilakukan agar siswa tetap fokus belajar sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan baik. Kami ingin suasana Ramadan di sekolah tetap produktif dan penuh nilai positif,” ujar Ustadzah Uci.