Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Ibu Bayi Terlantar di Tepi Sungai Ternyata Mahasiswi, Sudah Minta Izin Mau Menikah

Kondisi bayi yang ditemukan warga terlihat sehat saat berada di Puskesmas Tanjung Kemuning, Rabu 14 Januari 2026.-Sumber foto: IST/RKa-

BINTUHAN - Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kaur Polda Kaur bergerat cepat mengungkap penemuan bayi yang baru dilahirkan di tepi Sungai Padang Guci Desa Padang Kedondong Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Rabu, 14 Januari 2026. 

Ibu bayi perempuan tersebut adalah FI (23) warga Desa Tanjung Kemuning I Kecamatan Tanjung Kemuning. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Bengkulu. 

Bayi yang dilahirkan FI diperkirakan hasil hubungan gelap bersama pacarnya inisial HA (22) warga Kabupaten Kaur. Saat ini HA sudah diamankan di Polres Kaur. Sedangkan FI masih dalam perawatan medis karena mengalami pendarahan.

BACA JUGA:BIADAP! Ibu Kandung Tega Buang Bayi Sendiri Berusia 6 Bulan di Lokasi Ini

BACA JUGA:BREAKINGNEWS! Heboh Warga Temukan Bayi Perempuan Dibuang

“Untuk pelaku yang membuang bayi menghebohkan warga Kaur saat ini sudah diamankan. Terungkapnya pelaku pembuangan bayi tidak lain karena cepatnya anggota melakukan penyelidikan,” kata Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.IK, M.Tr. Opsla melalui Kasat Reskrim AKP Suprapto, SH, MH, Rabu 14 Januari 2026.

FI dan SH diketahui pacaran. Karena sudah terlalu dekat keduanya melakukan hubungan layaknya suami dan istri hingga membuat FI hamil FI. FI kemudian pulang kampung. 

Karena takut dengan orang tuanya, FI tidak mengatakan bawah ia hamil. FI hanya minta izin ke orang taunya untuk menikah.

BACA JUGA:INNALILLAHI...1 Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Tebing Batu, Masih Bayi, Keluarga Kadis Pertanian Kaur

BACA JUGA:Ramadan, Kapolres Santuni Bayi Penderita Hidrosefalus

Karena orang tuanya ingin menyekolahkan FI, sehingga niat menikah FI dilarang orang tunnya. Sehingga FI menyimpan aib yang ada di dirinya. 

Rabu 14 Januari sekira pukul 05.30 WIB, FI merasakan sakit perut yang ingin melahirkan. Seketika ia menghubungi SH pacarnya.

Saat pacarnya tiba, FI langsung dibawa menggunakan sepeda motor. Belum jauh dari rumah, FI sudah melahirkan. 

Setelah melahirkan, FI mengeluarkan darah yang banyak. Pacarnya panik. SH kemudian membawa FI dan bayinya ke area tepi sungai Padang Guci.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan