Usai Tahun Baru, Bengkulu Selatan Kebanjiran Sampah Plastik, DLHK Imbau Warga Lebih Peduli
Aktivitas masyarakat yang meningkat selama masa libur menyebabkan lonjakan volume sampah, dan BS kebanjiran sampah plastik-Sumber Foto: ROHIDI/RKa-
BENGKULU SELATAN (BS) - Momentum libur tahun baru 2026 membawa dampak tersendiri bagi Bengkulu Selatan. Khususnya dalam pengelolaan kebersihan lingkungan.
Aktivitas masyarakat yang meningkat selama masa libur menyebabkan lonjakan volume sampah.
Bahkan BS kebanjiran sampah plastik, terutama di kawasan wisata dan pusat keramaian.
BACA JUGA:Belajar dari Bencana Sumatra, DLHK BS Ingatkan Tambang Galian C Wajib Ramah Lingkungan
BACA JUGA:Serbu Wisata Nataru, DLHK BS Siapkan Jurus Khusus Jaga Pantai Pasar Bawah Tetap Bersih
Meski demikian, pemerintah daerah memastikan kondisi kebersihan masih dalam batas aman dan terkendali.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, peningkatan sampah paling terlihat pada 1 Januari 2026 di sejumlah lokasi favorit warga untuk merayakan pergantian tahun.
Taman Merdeka dan kawasan Pantai Pasar Bawah menjadi dua titik yang mengalami penumpukan sampah plastik, sisa makanan, dan kemasan minuman sekali pakai.
BACA JUGA:Resiko Kebakaran dan Sulit Dikelola, DLHK Tolak Angkut Potongan Kayu di Kontainer
BACA JUGA:Kurangi Sampah Acara Besar, DLHK Bengkulu Selatan Luncurkan Layanan Kontainer Gratis
Sampah tersebut sebagian besar berasal dari aktivitas wisatawan lokal yang memadati lokasi sejak malam pergantian tahun hingga siang hari.
Meski sempat terlihat menumpuk, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) BS langsung melakukan penanganan intensif.
Pada Senin, 5 Januari 2026, seluruh sampah sisa perayaan tahun baru yang tersebar di sejumlah titik dilaporkan telah dibersihkan.
Kabid Kebersihan DLHK BS Yovi Apriani menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).