6 Penyulang GI SUTT Bintuhan Tahap Uji Coba, Selamat Tinggal Byar Pet
Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP bersama dengan Manager UPP Subangsel 2 Andi Saputro saat berada di enam penyulang GI SUTT Bintuhan, baru-baru. Sumber foto : UJANG/RKa--
BINTUHAN - Pengoperasian Gardu Induk (GI) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bintuhan saat ini mulai diujicoba dengan mengalirkan alur listrik untuk wilayah perkantoran Padang Kempas dan wilayah perkotaan, yaitu Kecamatan Kaur Selatan dan Tetap.
Untuk perkantoran penyulang yang difungsikan yaitu penyulang Pendap, sedangkan untuk wilayah perkotaan penyulang Kince.
Apabila dalam uji coba berjalan dengan lancar, maka untuk listrik di wilayah yang dialiri listrik dua penyulang tersebut akan aman dari voltase atau tegangan rendah maupun byarpet (hidup mati).
“Saat ini uji coba mengalirkan arus listrik dari GI SUTT Bintuhan untuk dua penyulang, pertama penyulang Pendap dan Kince. Setelah ini rampung, selanjutnya akan dilakukan penyulang yang lainnya. Sehingga enam penyulang yang disiapkan akan dioperasikan,” terang Manager UPP Subangsel 2, Andi Saputro, Selasa, 16 Desember 2025.
BACA JUGA:GI SUTT Mulai Operasi, Bupati: Capaian Ini Tidak Bisa Dinilai dengan Materi!
BACA JUGA:Pemasangan ROW Tuntas, Gardu Induk SUTT Dijadwalkan Operasi Sebelum Nataru
Lebih lanjut Andi Saputro, GI SUTT Bintuhan memiliki enam penyulang yang akan membagi alur listrik yang ada di Kabupaten Kaur.
Adapun enam penyulang tersebut mulai dari Penyulang Pendap yang akan mengaliri listrik wilayah Pondok Pusaka dan sekitarnya, Penyulang Kince yang akan mengaliri Kecamatan Kaur Selatan dan Tetap.
Kemudian Penyulang Bagar Hiu menerangi Kecamatan Maje dan Nasal, Penyulang Lotek untuk lokasi industri dan tambak udang, penyulang Selimpuk wilayah Kecamatan Kaur Tengah, Luas, Kinal dan Kecamatan Muara Sahung.
Terakhir penyulang Gelamai untuk wilayah Kecamatan Semidang Gumay, Tanjung Kemuning, Kelam Tengah, Kaur Utara, Padang Guci Hulu, Padang Guci Hilir dan Lungkang Kule.
Saat ini baru dua penyulang yang diujicoba, yaitu penyulang Pendap dan Kince. Dalam menyuplai aliran listrik tetap menggunakan jaringan yang ada sekarang. Tetapi tim melakukan pergantian kapasitas trafo yang ada di tiang-tiang.
Karena untuk trafo harus dilakukan penyesuaian kapasitas arus listrik yang dialirkan. Apabila tidak dilakukan penyetelan, maka trafo tiang akan meledak.
Ditambahkan Andi, sebelumnya arus listrik untuk Kaur dari GI Bengkulu Selatan hanya dua penyulang dan dibantu arus listrik dari PLMTH Padang Guci. Saat ini GI SUTT Bintuhan sudah mulai dioperasikan, harapan tegangan listrik untuk Kabupaten Kaur akan cukup bahkan lebih.
Arus listrik yang dihasilkan mencapai 30 VA atau 150 KV, dengan enam penyulang. Dengan kapasitas listrik yang ada dipastikan Kaur akan aman dari byar pet.