Pemasangan ROW SUTT Rampung, Gardu SUTT Segera Beroperasi, Benarkah Byar Pet Kaur Teratasi?
Anggota Polres Kaur Polda Bengkulu saat melakukan pengamanan eksekusi lahan yang dilewati jalur ROS SUTT, Selasa 2 Desember 2025. Sumber foto : IST/RKa--
BINTUHAN - Pemasangan jalur Right Of Way (ROW) pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Manna menuju Bintuhan rampung dikerjakan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Selasa 2 Desember 2025.
Dengan telah rampungnya pemasangan jaringan SUTT tersebut, pengoperasian Gardu Induk (GI) SUTT akan segera terealisasi. Tapi benarkah jika GI sudah beroperasi Kabuatenn Kaur akan bebas dari byar pet? Tapi sebagai gambaran, jika krisis arus listrik sudah bisa diatasi.
“Untuk pemasangan jalur ROW SUTT yang sempat mendapat penolakan dari pemilik lahan saat ini sudah rampung dilakukan pemasangan. Saat pemasangan mendapat pengawalan ketat anggota Polres Kaur Polda Bengkulu. Pengerjaan pemasangan jalur ROW berjalan dengan lancar,” kata Manager PLN Bintuhan Tiar Haris, Selasa 2 Desember 2025.
Dikatakannya, pemasangan jalur ROW dilaksanakan di lahan milik masyarakat yang melakukan penolakan setelah melalui mekanisme sesuai aturan negara. Pihak PLN UIP Subagsel menitipkan kompensasi atau uang penganti ke Pengadilan Negeri (PN) untuk lahan yang dilewati ROW SUTT. Termasuk eksekusi lahan yang telah dikonsinyasi oleh PT PLN (Persero) IUP Subagsel melalui Pengadilan Negeri Bintuhan terkait pembangunan SUTT 150 kV Manna menuju Bintuhan yang ada di Desa Tanjung Kemuning III Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur. Dengan telah rampungnya pemasangan SUTT, selanjutnya PLN UIP Subagsel akan mengaktifkan gardu induk SUTT.
Terpisah, Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH melalui Kabag Ops AKP Ahmad Khairuman, SE, M.Si mengatakan, dalam pengamanan eksekusi lahan yang dilewati jaringan SUTT. Polres Kaur Polda Bengkulu sifatnya hannya mengamankan, yang mana lahan tersebut sebelumnya telah di konsinyasi oleh PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel melalui Pengadilan Negeri Bintuhan untuk pembangunan jalur SUTT. Dalam eksekusi ada 52 batang pohon kelapa sawit yang ditebang, dengan rincian 51 pohon besar dan 1 pohon kecil. Pohon sawit yang ditebang berada persis di bawah jalur SUTT, sehingga pohon tersebut ditebang. Dalam penebangan pohon sawit berjalan lancar dan terkendali. Serta dilakukan pengamanan terbuka dan tertutup oleh PersonEl Polres Kaur dan Polsek Tanjung Kemuning.
Berbeda tempat, tokoh masyarakat Desa Tanjung Betuah Husnaini (54) menyebutkan, jika GI aktif krisis arus listrik memang tuntas. Tapi kalau byar pet belum jaminan, sebab persoalan itu tergantung keamanan kabel jaringan tegangan tinggi. Jika kabel itu ada gangguan, masalah byar pet tentu akan terus terjadi. Walau memang ada pengaruh kondisi suplaian arus listrik
“Byar pet itu memang ada berhubungan dengan arus, tapi masalah utama kini kabel jaringan. Oleh sebab itulah, sebagai masyarakat pelanggan PLN kami berharap pihak ketiga yang merawat kabel jaringan untuk tetap memantau dengan maksimal. Sehingga kondisi kabel tegangan terawat dengan baik,” tutupnya.