Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Jelang Nataru, Bulog Kanwil Bengkulu Klaim Cadangan Beras Aman, Cek di Sini Jumlahnya!

Pemimpin Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial ungkap stok cadangan beras untuk menghadapi Nataru aman, Jumat 28 November 2025,-Sumber foto: IST/RKa-

BENGKULU - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu menyebut stok cadangan beras untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru dalam kondisi aman. Pemimpin Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial menyebut, ada 5.5 ribu ton stok cadangan beras yang dikuasai Perum Bulog Kanwil Bengkulu saat ini.

"Stok lebih dari cukup aman dan terkendali," kata Dody dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Bulog Kanwil Bengkulu di Kantor Perum Bulog Kanwil Bengkulu pada Jumat, 28 November 2025.

Lebih lanjut Dody memastikan, ketersediaan stok komoditas pangan utama, khususnya beras, berada dalam kondisi sangat aman. Bahkan siap menghadapi lonjakan permintaan masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

BACA JUGA:Perum Bulog Kanwil Bengkulu Salurkan Beras dan Migor Melalui Bantuan CPP, Kaur Segini Alokasinya

BACA JUGA:Bulog Kanwil Bengkulu Tetap Serap Gabah Petani, Harga Rp 6.500 per Kg

"Gudang-gudang Bulog di seluruh wilayah Bengkulu memiliki cadangan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat hingga beberapa bulan ke depan," lanjut Dody.

Selain itu, Dody meminta masyarakat Bengkulu tidak perlu khawatir. Karena menurut dia pihaknya telah melakukan perhitungan dan penyiapan stok jauh-jauh hari. 

"Saat ini, stok beras yang kami kuasai di gudang-gudang Bulog mencapai lebih dari 5.597 ton. Jumlah ini sangat aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta intervensi pasar selama Nataru dan di luar periode tersebut," ujar Dody Syahrial.

BACA JUGA:Perum Bulog Kanwil Bengkulu Salur Beras 3.247 Ton, Kabupaten Kaur Kebagian 220 Ton

BACA JUGA:Stabilitas Harga di Pasaran, Bulog Bengkulu Salurkan 10.419 Ton Beras

Bulog Kanwil Bengkulu telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga di pasar:

"Penyaluran Bantuan Pangan Bulog akan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan dari pemerintah kepada kelompok penerima manfaat (KPM) guna meringankan beban ekonomi dan memastikan masyarakat rentan mendapatkan haknya tepat waktu," kata Dody.

Selain itu, Perum Bulog Bengkulu melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) siap menggelar dan meningkatkan intensitas program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di berbagai titik pasar tradisional di kota dan kabupaten di Bengkulu. 

"Melalui SPHP, beras kualitas medium dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah kita siap melaksanakan GPM," kata Dody.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan