Aset Daerah Mulai Pulih, Randis Hilang Misterius Berhasil Diamankan, dari Fortuner hingga Hilux
Sejumlah kendaraan dinas (Randis) hilang misterius berhasil diamankan oleh tim IPDA Bengkulu Selatan.-Sumber Foto: ROHIDI/RKa-
BENGKULU SELATAN (BS) - Upaya Pemkab BS dalam melakukan pembenahan dan penertiban terhadap aset daerah kembali menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Inspektorat Daerah (IPDA) BS memastikan bahwa proses penelusuran kendaraan dinas yang tercatat tidak sesuai dengan Kartu Inventaris Barang (KIB) terus berjalan dan mulai membuahkan hasil konkret.
Bahkan, sejumlah kendaraan dinas (Randis) hilang misterius berhasil diamankan oleh Tim IPDA BS.
BACA JUGA:Ada Apa Itwasda Polda Bengkulu Cek Randis Polres Kaur? Simak di Sini Penjelasannya
BACA JUGA:668 Randis Pemda Kaur Mati Pajak, Begini Penjelasan Kepala Samsat Kaur
Sejumlah kendaraan dinas yang sebelumnya tidak diketahui dengan pasti keberadaannya atau digunakan tidak sesuai ketentuan, kini telah ditemukan dan diamankan.
Langkah ini tidak dilakukan secara spontan, melainkan merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang sejak awal meminta agar seluruh aset daerah yang tercatat melenceng dari KIB segera ditertibkan.
Dalam proses penelusuran tersebut, Inspektorat bekerja sama dengan tim khusus yang telah dibentuk untuk mengidentifikasi, menelusuri, dan memastikan aset daerah kembali berada dalam penguasaan pemerintah.
BACA JUGA:Pemda Kaur Akan Lelang Randis, Ada Tornas Kades, Apa Saja Jenisnya
Dari hasil penelusuran terbaru, beberapa mobil dinas seperti Toyota Hilux, Toyota Fortuner, dan sejumlah unit kendaraan lainnya berhasil ditemukan setelah sebelumnya sempat tidak tercatat dalam pengelolaan resmi.
Inspektur IPDA BS Hamdan Syarbaini, S.Sos mengungkapkan, proses di lapangan dilakukan dengan intensitas tinggi.
Setiap hari, tim bergerak mendatangi berbagai lokasi, melakukan verifikasi dokumen, serta menghubungi pihak-pihak yang berkaitan dengan keberadaan randis tersebut.
“Tim kita terus bergerak setiap hari. Koordinasi tidak berhenti, dan sebagian randis yang menjadi prioritas sudah berhasil kita amankan,” ujar Hamdan.