4 Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja, Berikut Jadwal Kepulangannya!
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Syarifuddin menjelaskan warga Bengkulu korban TPPO, Senin 23 Februari 2026.--
BENGKULU – Kabar terbaru, ada empat warga Bengkulu yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Ini diakui Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu Syarifuddin.
Bahkan Disnakertrans telah menginformasikan, empat orang ini akan segera dipulangkan. Ditargetkan dapat berkumpul dengan keluarga sebelum Lebaran.
Mereka yang diduga menjadi TPPO ini adalah, Deni Febriansyah, Ardi, Engga, dan Imron. Mereka diduga menjadi korban sindikat perdagangan manusia yang berkedok lowongan kerja di luar negeri.
BACA JUGA:DPRD Provinsi Dukung Pemulangan Warga Bengkulu Terjebak Praktek TPPO, Gunakan Dana Baznas
BACA JUGA:Diimingi Gaji Besar, Empat WNI Bengkulu Jadi Korban TPPO, Ini Langkah Disnakertrans Bengkulu
Syarifuddin menjelaskan, pascarapat bersama DPRD Provinsi Bengkulu, proses administrasi pemulangan terus dipercepat. Permohonan bantuan untuk pemulangan telah diajukan dan masuk ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu.
“Pascaacara kita di DPRD itu, permohonan mereka sudah masuk ke Baznas Provinsi Bengkulu. Kemarin kita juga sempat menunggu Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) atau pengganti paspor. Sekitar dua sampai tiga hari lalu, dokumen keempat orang itu sudah lengkap,” ujar Syarifuddin saat ditemui di gedung DPRD Provinsi Bengkulu pada .
Ia menambahkan, Rabu lalu pihaknya telah mengarahkan istri-istri para korban untuk mendatangi Baznas guna menerima bantuan dana. Dana tersebut selanjutnya digunakan untuk pemesanan tiket kepulangan ke tanah air.
“Insya Allah kemarin hari Rabu sudah kami arahkan ke Baznas, istri-istrinya untuk menerima dana dan nanti langsung dipesankan tiketnya. Jadi sekarang tinggal menunggu jadwal penerbangannya,” jelasnya.
Saat ditanya apakah keempat korban dapat dipastikan pulang dan berkumpul dengan keluarga pada Lebaran tahun ini, Syarifuddin menyatakan optimistis.
“Oh insya Allah. Empat orang ya, empat orang,” tegasnya.
Sebelumnya dalam Hering Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DPRD Provinsi Bengkulu bersama keluarga korban, disepakati Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan menanggung seluruh biaya pemulangan empat warga Bengkulu yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang di Kamboja.