Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Ada Desa di Bengkulu Blankspot dan Sinyal Lemah, Kabupaten Kaur di Sini Letaknya!

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Nelly Alesa, S.IP, SKM, M.Si saat menjelaskan daerah blankspot dan sinyal lemah, 17 Februari 2026. Sumber Foto: SAPRIAN/RKa --

 

BENGKULU -Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) mencatat dari total 1.514 desa di seluruh Provinsi Bengkulu, masih terdapat 41 desa yang mengalami kendala jaringan telekomunikasi, baik berstatus blankspot maupun low signal.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Nelly Alesa, S.IP, SKM, M.Si menjelaskan, dari 41 desa tersebut, empat desa masuk kategori blankspot atau belum tersentuh jaringan sama sekali. 

"Benar, ada 4 desa blankspot. Desa Danau Liang di Kabupaten Lebong, Desa Tebat Laut di Kabupaten Kepahiang, serta Desa Arga Mulya dan Desa Tanjung Aur di Kabupaten Kaur," kata Nelly.

Nelly menyampaikan sebanyak 37 desa lainnya tergolong dalam kategori sinyal lemah (low signal), dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Mukomuko.

"Adapun banyak daerah yang masih mengalami terkendala komunikasi ini, kita akan berupaya untuk menyelesaikannya di tahun," ujar Nelly 

Selain itu, Nelly mengatakan, ke-41 desa tersebut telah dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah lima tahunan yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

"Upaya ini kita lakukan agar penanganan persoalan jaringan dapat menjadi prioritas pembangunan daerah," ujarnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihaknya menargetkan pada tahun 2026 wilayah blankspot dapat dituntaskan terlebih dahulu. 

"Setelah itu, pemerintah akan memfokuskan penanganan pada desa-desa yang masih mengalami sinyal lemah," ujarnya.

Menurut Nelly, berdasarkan laporan dari pihak provider, kondisi geografis menjadi faktor utama belum optimalnya jaringan di wilayah tersebut. Sebagian besar desa berada di kawasan perkebunan dan pegunungan sehingga menyulitkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

“Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan blankspot dan low signal ini agar masyarakat dapat menikmati layanan jaringan secara optimal,” ujar Nelly.

Dengan langkah bertahap tersebut, diharapkan seluruh desa di Provinsi Bengkulu dapat terakses jaringan komunikasi yang memadai guna mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik berbasis digital.

Berikut Ini Data Blank Spot DAN Low Signal DI Provinsi Bengkulu :

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan