Polres Bengkulu Selatan Periksa Seluruh Kendaraan Dinas, Hasilnya Mengejutkan!
Kapolres Bengkulu Selatan periksa seluruh kendaraan dinas kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang digunakan personel, baik di tingkat Polres maupun Polsek jajaran. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BENGKULU SELATAN (BS) - Upaya meningkatkan kesiapan operasional terus dilakukan jajaran Polres BS. Salah satunya melalui periksa seluruh kendaraan dinas, mulai kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang digunakan personel. Baik itu di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Mapolres BS, pada Selasa pagi 3 Februari 2026 itu dipimpin langsung oleh Kapolres BS AKBP Awilzan, S.IK, MH. Ia didampingi Kabaglog Polres BS Amrillah, serta diikuti para perwira dan personel pemegang kendaraan dinas.
Barisan sepeda motor dan mobil dinas terlihat terparkir rapi di lapangan. Satu per satu kendaraan diperiksa, mulai dari kondisi fisik, kebersihan, kelengkapan surat, hingga fungsi mesin. Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengawasan agar seluruh sarana pendukung tugas kepolisian benar-benar dalam kondisi prima.
Kapolres BS menegaskan, kendaraan dinas merupakan aset negara yang memiliki peran vital dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian. Baik untuk patroli, pengamanan, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat, kendaraan menjadi tulang punggung mobilitas anggota di lapangan.
Karena itu, pengecekan dilakukan secara detail. Tidak hanya memastikan mesin menyala dengan baik, tetapi juga memeriksa lampu rotator, ban, rem, kaca spion, hingga kelengkapan administrasi kendaraan.
Kehadiran langsung Kapolres di lokasi menjadi pesan kuat bahwa kesiapan operasional bukan hal sepele. Kendaraan yang tidak terawat berpotensi menghambat tugas, bahkan membahayakan keselamatan personel. Dalam arahannya, Kabaglog Polres BS AKP Amrillah, mengingatkan seluruh personel agar memperlakukan kendaraan dinas dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berpesan agar para personel yang memegang randis agar merawatnya dengan baik seperti milik sendiri,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan, kendaraan dinas bukan sekadar fasilitas, melainkan amanah yang harus dijaga. Perawatan rutin, kebersihan, dan pengecekan berkala menjadi kewajiban setiap pemegang kendaraan.
Menurutnya, kelalaian kecil seperti jarang mengganti oli atau membiarkan kondisi ban aus dapat berdampak besar ketika kendaraan digunakan dalam situasi darurat.
Selain mengecek kondisi teknis, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencocokkan data kendaraan yang tercatat di Bagian Logistik dengan keberadaan fisik di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada perbedaan antara administrasi dan realitas.
Setiap kendaraan dicek nomor polisi, nomor rangka, serta nama personel yang bertanggung jawab. Dengan sistem pendataan yang tertib, pengawasan terhadap aset negara menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Langkah ini sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan atau ketidaksesuaian penggunaan kendaraan dinas.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Pemeriksaan kendaraan dinas bukan hanya soal internal institusi. Dampaknya juga langsung dirasakan masyarakat. Kendaraan yang siap pakai akan mempercepat respons terhadap laporan, memperlancar patroli keamanan, serta mendukung kegiatan pengamanan wilayah.